Dua Tawuran di Tahun Baru Tewaskan Satu Orang

Selasa, 1 Januari 2013 | 03:41 WIB
SD
B
Penulis: Suara Pembaruan/ Yudo Dahono | Editor: B1
Seorang pria sedang melintasi spanduk
Seorang pria sedang melintasi spanduk "Aksi Sejuta Tanda Tangan Pencegahan Tawuran Pelajar" di Cempaka Putih, Jakarta, Jumat (12/10). Aksi ini didukung oleh Polsek Metrojaya Cempaka Putih guna mencegah terjadinya kekerasan antar pelajar di waktu mendatang. JG Photo/Ayu Puteri Ramagita (JG Photo)
Dua tawuran antara kelompok remaja terjadi di Jakarta Timur dalam waktu yang relatif berbarengan.

Perayaan tahun baru di Jakarta tercoreng dengan aksi tawuran remaja. Dua peristiwa tawuran terjadi dalam waktu yang relatif bersamaan, yakni seusai hingar bingar kembang api dan terompet yang menandakan tahun telah berganti.

Tawuran pertama pecah di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Prumpung, Jatinegara, Jakarta Timur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seorang anggota Siskomas yang diketahui bernama Sumarno (33) harus dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budi Asih.

Sumarno dirawat secara intensif karena luka bacok di bagian telapak tangan kiri, setelah berusaha melerai tawuran para remaja itu.

Menurut salah seorang saksi mata, Lucky (28), Sumarno menahan seorang pelaku tawuran. Namun, salah seorang kawan yang ditangkap tidak senang dan berusaha melepaskan tangkapan Sumarno.

"Dia (Sumarno), menangkap satu orang, nggak lama teman yang ditangkap datangin sambil ngayunin parang, dia berusaha nangkap parang itu pakai tangan kirinya sampai terluka," kata Lucky.

Lucky mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab tawuran tersebut. Namun, dikatakan, para remaja yang terlibat berasal dari dua daerah yang tak jauh.

Satu kelompok merupakan para remaja dari Pasar Gembrong, sementara satu kelompok lagi berasal dari Cipinang Besar Selatan.

"Nggak jelas penyebabnya, tiba-tiba mereka saling lempar batu, ada yang pakai senjata tajam juga," katanya.

Beruntung, aksi tawuran ini tak berlangsung lama. Sekitar 10 menit tawuran terjadi, para petugas dari Kepolisian Sektor Jatinegara dengan dibantu belasan warga berhasil meredam keributan yang lebih luas.

Petugas kemudian mengamankan sebuah parang Sementara Sumarno menjalani visum di Rumah Sakit Budi Asih atas lukanya.

Tak lama berselang, bentrokan antara dua kelompok pemuda juga terjadi di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di seberang Pasar Gembrong yang hendak mengarah ke Duren Sawit.

Dari informasi yang dihimpun sementara, satu orang meninggal dunia akibat peristiwa ini. Jenazah yang belum diketahui identitasnya itu kini masih terbaring di Rumah Sakit Islam Pondok Kopi.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon