Operasi Lilin 2012 Usai, Polri Bersyukur Kriminalitas Menurun

Rabu, 2 Januari 2013 | 18:54 WIB
FA
B
Penulis: Farouk Arnaz/RIN | Editor: B1
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Imam Sudjarwo berdiri di atas mobil, memantau persiapan pasukan dalam Apel Operasi Lilin 2012/2013. (beritasatu.com/Bayu Marhaenjati)
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Imam Sudjarwo berdiri di atas mobil, memantau persiapan pasukan dalam Apel Operasi Lilin 2012/2013. (beritasatu.com/Bayu Marhaenjati) (BERITASATU.COM)
Ini merupakan bukti upaya polisi di lapangan sudah maksimal.

Mabes Polri mengucapkan apresiasi kepada masyarakat yang telah membantu pelaksanaan Operasi Lilin 2012 yang berakhir Selasa (1/1) malam.

Hal itu terutama karena secara umum, perayaan Natal 2012 dan Malam Tahun Baru 2013 berlangsung kondusif, serta seluruh kegiatan masyarakat berlangsung normal.

"Berbagai perayaan juga berjalan bagus, dan kita berhasil meminimalisir berbagai hal yang tidak diinginkan. Demikian juga pergantian malam tahun baru, diwarnai dengan car free night di sejumlah kota," kata Karo Penmas Polri, Brigjen Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Rabu (02/01).

Dipaparkan Boy, selama 10 hari pelaksanaan Operasi Lilin, diketahui terjadi 3.036 peristiwa kriminalitas yang dilaporkan di seluruh Indonesia. Jumlah ini tercatat turun jika dibandingkan tahun 2011 yang sebanyak 3.193.

Dari jumlah itu, ada lima kasus yang dikategorikan menonjol, di mana secara umum tren-nya juga menurun antara 2011 dengan 2012.

Rinciannya, pencurian berat pada tahun 2011 terjadi 536 kasus, lalu hanya ada 331 kasus di tahun ini. Sementara curas (pencurian dengan kekerasan), pada 2011 terjadi 94 kasus, dan pada 2012 terjadi 57 kasus.

Curanmor juga tercatat menurun, dari 349 menjadi 299 kejadian. Sedangkan penganiayaan berat tercatat dari 325 perkara pada 2011, hanya ada 96 perkara tahu ini. Lalu untuk kecelakaan lalu lintas, dari 2.419 kejadian pada tahun lalu, tahun ini tercatat menjadi 2.140 perkara.

"Korban meninggal karena kecelakaan di 2011 ada 403 jiwa, dan di 2012 ada 459 korban jiwa di seluruh indonesia. Sedangkan luka berat, dari 760 menjadi 646. Paling banyak di Pulau Jawa," beber Boy.

Keberhasilan untuk menurunkan angka kriminalitas ini, menurut Boy pula, menunjukkan bahwa upaya polisi di lapangan sudah maksimal.

 


Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon