Banjir Sisakan Krikil di Jalan Thamrin
Sabtu, 19 Januari 2013 | 04:44 WIB
Krikil-krikil tersebut sangat berbahaya bagi para pengemudi kendaraan yang melintas.
Banjir yang merendam beberapa kawasan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis (17/1) lalu, menyisakan kerikil di sejumlah titik di kawasan tersebut. Krikil-krikil tersebut sangat berbahaya bagi para pengemudi kendaraan yang melintas.
Buktinya, beberapa pengemudi yang melintas dari arah Jalan Sudirman menuju Bundaran HI pada Sabtu (19/1) dini hari, terpaksa melakukan pengereman mendadak saat melintas di depan Plaza UOB.
Bahkan, salah satu pengemudi kendaraan roda empat jenis SUV, nyaris kehilangan kendali karena mobil sedan di depannya melakukan pengereman mendadak.
Pengemudi SUV harus "membanting setir" kendaraan hingga melintasi separator jalur bus TransJakarta. Beruntung kejadian tersebut tak sampai menimbulkan luka-luka bagi si pengemudi.
Guna mengantisipasi kecelakaan, petugas keamanan yang berada di sekitar lokasi akhirnya memasang pembatas jalan. Namun, sejauh ini, upaya tersebut tidak cukup ampuh untuk membuat para pengendara mengurangi kecepatan laju kendaraannya.
Banjir yang merendam beberapa kawasan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis (17/1) lalu, menyisakan kerikil di sejumlah titik di kawasan tersebut. Krikil-krikil tersebut sangat berbahaya bagi para pengemudi kendaraan yang melintas.
Buktinya, beberapa pengemudi yang melintas dari arah Jalan Sudirman menuju Bundaran HI pada Sabtu (19/1) dini hari, terpaksa melakukan pengereman mendadak saat melintas di depan Plaza UOB.
Bahkan, salah satu pengemudi kendaraan roda empat jenis SUV, nyaris kehilangan kendali karena mobil sedan di depannya melakukan pengereman mendadak.
Pengemudi SUV harus "membanting setir" kendaraan hingga melintasi separator jalur bus TransJakarta. Beruntung kejadian tersebut tak sampai menimbulkan luka-luka bagi si pengemudi.
Guna mengantisipasi kecelakaan, petugas keamanan yang berada di sekitar lokasi akhirnya memasang pembatas jalan. Namun, sejauh ini, upaya tersebut tidak cukup ampuh untuk membuat para pengendara mengurangi kecepatan laju kendaraannya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




