Harta Semua Cagub Jabar Lebih Tinggi dari yang Dilaporkan

Selasa, 22 Januari 2013 | 22:28 WIB
RA
B
Penulis: Rizky Amelia/RIN | Editor: B1
Rieke Diah Pitaloka bersama Teten Masduki dirangkul Plh Ketua Umum DPD PDIP Jawa Barat Tubagus Hasanuddin di sebuah lokasi, kawasan Slipi, Jakarta Barat. (Foto; Markus Junianto Sihaloho/Beritasatu.com)
Rieke Diah Pitaloka bersama Teten Masduki dirangkul Plh Ketua Umum DPD PDIP Jawa Barat Tubagus Hasanuddin di sebuah lokasi, kawasan Slipi, Jakarta Barat. (Foto; Markus Junianto Sihaloho/Beritasatu.com)
Deddy Mizwar paling kaya, Teten Masduki paling miskin.

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung melakukan verifikasi harta kekayaan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jawa Barat.

Berdasarkan info yang diterima Beritasatu.com, jumlah harta kekayaan yang dilaporkan  cagub/cawagub berbeda dengan hasil verifikasi lapangan yang dilakukan tim dari Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK.

Deddy Mizwar yang berpasangan dengan incumbent Ahmad Heriyawan pada laporannya tertanggal 31 Oktober 2012, menuliskan jumlah harta yang dimiliki sebanyak Rp 26,9 miliar dan USD 35 ribu.

Namun  berdasarkan hasil klarifikasi yang dilakukan tanggal 21 Januari 2013, nyatanya harta Deddy lebih banyak daripada yang dilaporkan, yaitu Rp 27 miliar dan USD 35 ribu.

Rieke Diah Pitaloka, cagub, yang diusung oleh PDIP melaporkan hartanya sebanyak Rp 2,5 miliar pada 27 November 2012. Berdasarkan verifikasi di lapangan meningkat menjadi Rp 2,7  miliar.

Pada 1 November Lex Laksmana melaporkan hartanya yang berjumlah Rp 6,2 miliar. Namun dari hasil verifikasi lapangan harta meningkat menjadi Rp 7,3 miliar.

Ahmad Heriyawan mencatatkan hartanya pada 31 Oktober 2012 di Direktorat LHKPN KPK sebesar Rp 4,5  miliar dan USD 36 ribu. Dari hasil verifikasi tidak ada koreksi terhadap jumlah tersebut.

Teten Masduki, pasangan Rieke melaporkan hartanya pada Oktober 2012 senilai Rp 1,2 miliar. Sementara dari hasil verifikasi berubah menjadi Rp 1,4 miliar.

Dikdik Mulyana, berdasarkan laporannya per tanggal 28 September 2012 memiliki harta Rp 10,4 miliar dan USD 89 ribu. Sedangkan dari hasil verifikasi terdapat peningkatan secara signifikan, yaitu Rp 30,5 miliar dan USD 99 ribu.

Tatang yang melapor pada 19 November 12, memiliki harta senilai Rp 4,6 miliar. Setelah klarifikasi pada 22 Januari berubah menjadi Rp 5,7 miliar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon