Amarta Karya Jadi Narasumber Pelatihan Pembangunan Jembatan Gantung

Jumat, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
YD
YD
Penulis: Yudo Dahono | Editor: YUD
Sosialisasi dan pelatihan Pelaksanaan Pembangunan Jembatan Gantung Pejalan Kaki dan Rangka Baja Jembatan Serta Hibah BMN Jembatan Gantung Pejalan Kaki dan Rangka Baja Jembatan yang diselenggarakan Dirjen Bina Marga, Dirjen Pembangunan Jembatan, Kementerian PUPR di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Sosialisasi dan pelatihan Pelaksanaan Pembangunan Jembatan Gantung Pejalan Kaki dan Rangka Baja Jembatan Serta Hibah BMN Jembatan Gantung Pejalan Kaki dan Rangka Baja Jembatan yang diselenggarakan Dirjen Bina Marga, Dirjen Pembangunan Jembatan, Kementerian PUPR di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Handout)

Jakarta, Beritasatu.com - PT Amarta Karya atau Amka dipercaya menjadi salah satu narasumber dalam sosialisasi dan pelatihan pembangunan jembatan gantung. BUMN Amarta Karya jadi salah satu narasumber dalam sosialisasi dan pelatihan Pelaksanaan Pembangunan Jembatan Gantung Pejalan Kaki dan Rangka Baja Jembatan Serta Hibah BMN Jembatan Gantung Pejalan Kaki dan Rangka Baja Jembatan.

Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Dirjen Bina Marga, Dirjen Pembangunan Jembatan, Kementerian PUPR. Kegiatan yang dilaksanakan di Bandung tersebut diikuti Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Daerah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, Sulawesi dan Papua.

Dalam kegiatan tersebut peserta pelatihan diajak mengikuti peninjauan lapangan ke salah satu Jembatan Gantung Pejalan Kaki karya AMKA (Persero) yaitu Jembatan Gantung Tanggulun Sukamaju, Kabupaten Bandung.

"Ini adalah sebuah momen berbagi ilmu karena sebuah kebanggaan dan rasa syukur sebagai insan AMKA karena fabrikasi baja merupakan core businesskami sejak lahir yang terus dijaga dan dikembangkan sampai saat ini serta yang lebih penting dapat bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat sekitar," ujar Direktur Utama PT Amarta Karya Nikolas Agung melalui keterangan pers, Jumat (24/6/2022).

Nikolas mengungkapkan, sosialisasi dan pelatihan ini memberikan nilai penting kepada para peserta bahwa pembangunan jembatan gantung dalam mempercepat mobilisasi masyarakat untuk beraktifitas.

"Sehingga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah bahkan yang tak kalah penting yaitu pendidikan anak juga dapat ditingkatkan jika akses menuju sekolah dipermudah," harap Nikolas.

Oleh karena itu, pihaknya berharap kepada peserta nantinya memiliki kompetensi yang mampu menerapkan perencanaan teknik jembatan karena setiap pembangunan jembatan gantung pejalan kaki selalu memperhatikan dan mempertimbangkan berbagai aspek yang terkait di sekitar lingkungan pembangunan infrastruktur tersebut, seperti aspek ekonomi, aspek aksesibilitas, serta aspek sosial budaya masyarakat.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon