Anas Urbaningrum: Demokrat Harus Diselamatkan

Selasa, 5 Februari 2013 | 15:50 WIB
SA
B
Penulis: Suara Pembaruan/ WIN/ ARD | Editor: B1
Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.
Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. (Jakarta Globe)
"Partai Demokrat harus diselamatkan dan harus selamat. Kemudian Partai Demokrat juga berkomitmen bekerja keras untuk keselamatan partai."

Jakarta -
Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengatakan bahwa pihaknya segera melakukan pembenahan di tubuh Demokrat, menyusul rilis survei Saiful Mujani Research And Consulting (SMRC), yang menyebut elektabilitas Partai Demokrat mengalami penurunan drastis, yakni 8 persen.

"Partai Demokrat harus diselamatkan dan harus selamat. Kemudian Partai Demokrat juga berkomitmen bekerja keras untuk keselamatan partai. Seluruh kader sekarang bekerja keras, Dewan Pembina, DPP, DPC, semua pasti bekerja. Dalam rangka keselamatan Partai Demokrat agar makin punya kontribusi untuk kemajuan demokrasi," ujarnya konferensi pers yang diadakan oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (5/2).

Meski demikian, ungkap Anas, dirinya mencurigai adanya keanehan dari hasil survei SMRC. Apalagi, jika dibandingkan hasil lembaga survei lainnya yang menyatakan bahwa elektabilitas Partai Demokrat stabil, dan tidak turun ke delapan persen.

"Tapi poin yang ditekankan adalah ketika angka elektabilitas turun, maka rasionalitas politik adalah seluruh kader partai akan bekerja semakin keras dan solit untuk menaikan kembali angka tersebut," kata Anas.

"Itulah yang sekarang harus dilakukan seluruh kader Demokrat," sambungnya.

Seperti diberitakan, survei SMRC menyebutkan tingkat elektabilitas Demokrat turun ke angka 8 persen. Hasil tersebut pun dinilai sebagai peringatan keras bagi Partai Demokrat.

Menanggapi hasil tersebut, Sekretaris Majelis Tingga Partai Demokrat, Jero Wacik langsung meminta Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk segera membenahi partai.

Sementara Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Syarif Hasan mengatakan bahwa hasil survei SMRC merupakan tanda bahaya bagi Demokrat.

"Kondisi partai saat ini adalah SOS atau darurat. Partai Demokrat turun dari posisi pertama ke ketiga dengan elektabilitas sebesar 8,3 persen," paparnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon