Menteri Luar Negeri Jerman Akan Bawa 10 CEO ke Indonesia

Kamis, 7 Februari 2013 | 14:49 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
German Foreign Minister Guido Westerwelle
German Foreign Minister Guido Westerwelle (EPA)

Membahas kerjasama ekonomi antara kedua negara.

Jakarta - Menteri Luar Negeri Jerman Guido Westerwelle akan berkunjung ke Indonesia pada tanggal 10-11 Februari 2013 mendatang. Kunjungan Guido ke Indonesia adalah membahas kerjasama ekonomi antara Jerman dan Indonesia sekaligus memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

Deputy Head of Mission Kedutaan Besar Jerman untuk Indonesia Heidrun Tempel mengatakan Menteri Perdagangan Indonesia Gita Wirjawan dan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa juga akan ikut mendampingi Guido selama kunjungannya di Indonesia.

"Akan ada banyak isu penting yang  dibahas dalam pertemuan ini. Ekonomi, bisnis, pendidikan, investasi, serta perkembangan kondisi perekonomian Indonesia adalah topik utama yang akan menjadi bahan diskusi," ujar Heidrun dalam acara di Kantor Kedutaan Besar Jerman, Jakarta, Kamis (7/2)

Heidrun mengatakan, selama ini hubungan kerjasama antara Indonesia dan Jerman sangat kuat. Menurutnya, Indonesia merupakan negara ketiga terbesar yang menjadi tujuan investor Jerman untuk berinvestasi. Dia menjelaskan Indonesia juga merupakan mitra kuat Jerman dalam hal edukasi, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya jumlah pelajar atau mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi di Jerman melalui program student exchange.

Dia menuturkan, dalam pertemuan ini juga akan hadir beberapa Chief Executive Officer (CEO) dari beberapa perusahaan besar di Jerman. Menurut dia, ada 10 CEO yang turut hadir bersama Guido. Dia mengatakan, tujuan para CEO ini berkunjung adalah ingin melihat prospek investasi di Indonesia. Dia menjelaskan, Indonesia menjadi primadona untuk investasi sudah sangat terkenal sehingga membuat para investor, khususnya CEO dari perusahaan terkemuka tertarik untuk berinvestasi di Indonesia.

"Kami tidak tahu berapa jumlah nilai investasi mereka, yang jelas para CEO ini masih dalam tahap observasi, jika tertarik tentu, mereka akan komitmen ingin investasi," ungkap dia

Dia mengatakan, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang dikepalai Chatib Basri juga akan terlibat dalam pertemuan selama dua hari di Indonesia ini. Menurut dia, jika ada CEO yang berminat investasi, mereka bisa secara langsung berkomunikasi dengan BKPM.


Dia memaparkan para CEO yang akan hadir dalam kunjungan bersama Menlu jerman ke Indonesia adalah Mansour Hamsa CEO Fichtner GmbH (perusahaan konsultan), Michael Jungnitsch CEO Asien TUV Rheinland (perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan teknik dan konsultasi), Achim Klein CEO Rohde and Scwarz Vertriebs GmbH (perusahaan elektronik dan komunikasi radio), Reinhold Kudielka CEO Bendalis (perusahaan yang bergerak di bidang peralatan medis), Marc Lohoff CEO Conergy AG (perusahaan yang bergerak di bidang tenaga surya), Peter Meinshausen CEO Evonik Sea (perusahaan yang bergerak di bidang kimia dan kesehatan), Ghunter Mull CEO Dermalog Identification Systems (perusahaan yang bergerak dalam bidang sidik jari), Harold Plob CEO Plob and Co (perusahaan yang bergerak di bidang sertifikasi), Thomas Schmies CEO Ara Shoes (perusahaan yang bergerak di bidang produksi sepatu), dan Frank Tscherney CEO Johannes Hubner Fabrik Elektrischer (perusahaan yang bergerak di bidang industri baja).

Dia mengatakan selama di Indonesia, Guido dan ke-10 CEO ini juga akan mengunjungi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta German-Indonesian Chamber of Industry and Commerce (EKONID). Dia mengatakan kunjungan di kedua kamar dagang ini lebih kepada urusan bisnis.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon