Butuh Biaya Pengobatan, Pak Raden Gelar Pameran Sketsa
Senin, 11 Februari 2013 | 18:27 WIB
Pak Raden akan menggelar pameran sketsa berjudul Noir Et Blanc (hitam dan putih) di Bentara Budaya Jakarta mulai 25 April hingga 5 Mei 2013.
Jakarta - Menginjak usia dasawarsa kedelapan, Drs. Suyudi atau yang lebih dikenal dengan sapaan Pak Raden kini sudah tidak dalam keadaan terbaiknya.
Baru-baru ini ia divonis dokter menderita Osteoartritis atau nyeri sendi lutut yang cukup parah, hingga harus menjalani operasi.
Pak Raden yang sehari-hari mencari nafkah dari menggambar dan mendongeng tak punya cukup dana untuk membayar biaya pengobatan yang katanya menghabiskan dana puluhan juta. Setidaknya itulah yang dikatakan oleh kreator Si Unyil ketika dihubungi oleh Beritasatu.com hari ini.
Oleh karena itu, untuk membantu biaya pengobatannya Pak Raden akan menggelar pameran sketsa karyanya yang diberi judul Noir Et Blanc (hitam dan putih) di Bentara Budaya Jakarta mulai tanggal 25 April hingga 5 Mei 2013.
"Pameran ini untuk menepis Suyadi selalu urus anak kecil, mendongeng. Padahal saya perupa. Saya sudah tua, jadi saya mau kembali ke basic," katanya.
Noir Et Blanc adalah kumpulan pengalaman Pak Raden semasa tinggal di Perancis pada tahun 1961-1964. Akan ada lebih dari 50 sketsa di atas kertas putih berukuran 55x75 cm yang menggambarkan ragam kejadian di ibukota Perancis pada masa itu.
"Saya hanya gambarkan perasaan saya ketika saya berada di Paris. Sketsa ini berupa suatu flashback," sambungnya.
Sebagian peristiwa berlangsung di hadapannya dan sebagian ia dapatkan lewat pengalaman orang lain di situasi berbeda.
"Semuanya terekam kuat dalam ingatannya. Ketika semua mengendap, muncullah gambar-gambar di puluhan kertas," ungkap Prasodjo Chusnato selaku penggagas pameran saat dihubungi di kesempatan terpisah pada hari ini.
Rencananya, pameran akan dibuka oleh Jakob Oetama dan atase kebudayaan dari Perancis di malam pembukaannya. Pak Raden mengungkapkan harapannya bahwa hasil penjualan karyanya nanti bisa membantu dirinya untuk menyokong biaya operasi kakinya kelak.
"Operasi tidak dijadwalkan. Makin cepat makin baik. Untuk biaya saya tidak tahu, dokter juga tidak kasih tau berapa persisnya tapi yang jelas puluhan juta. Itu operasi untuk mengganti tulang rawan sebelah kiri," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




