KLHK Dorong Generasi Muda Aktualisasikan Ide untuk Jaga Lingkungan Hidup

Minggu, 21 Agustus 2022 | 12:11 WIB
JM
JM
Penulis: Jeis Montesori | Editor: JEM
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)  secara konsisten kembali menyelenggarakan Lomba Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang tahun ini memasuki tahun ketiga.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)  secara konsisten kembali menyelenggarakan Lomba Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang tahun ini memasuki tahun ketiga. (Istimewa)

Dua lomba selanjutnya, yaitu Lomba Video Lingkungan dan Lomba Karya Tulis yang mengangkat tema "Sungai Sebagai Pusat Peradaban Manusia" bertujuan untuk memotret dan juga menyampaikan gagasan, ide, dan kearifan lokal yang senyatanya telah dilakukan oleh masyarakat dalam mengelola sungai agar dapat diketehui oleh masyarakat yang lebih luas, sehingga upaya ini menjadi wadah inkubasi contoh-contoh terbaik yang dapat diadopsi oleh pemerintah atau pun juga oleh masyarakat lainnya di Indonesia.

Pada lomba Video Sinematik Lingkungan tahun ini diikuti 115 peserta terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum. Sedangkan Lomba Karya Tulis Lingkungan Tahun 2022 naik dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yaitu diikuti 633 peserta terdiri dari 336 orang peserta SMA dan 297 pelajar SMP.

Generasi muda perlu disediakan wadah diskusi dan interaksi dua jalur sehingga tercipta interaksi yang efektif. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, perlombaan hari lingkungan hidup di tahun ketiga telah juga memasukan inovasi ruang diskusi dan mentoring antara peserta dengan pakar/ahli untuk memastikan peserta tidak hanya mendapatkan semangat kompetisi tetapi juga nilai tambah pengetahuan dan internalisasi nilai positif perlindungan dan pengelolaan.

"Kita ingin ada para pemenang ini menjadi local hero, local champion yang ke depan akan menjadi motivator bahkan inspirator bagi rekan rekannya di lingkungan atau di lingkungan masyarakat yang lebih luas dengan demikian kita berharap akan banyak orang-orang yang menjadi semacam pahlawan lokal," ungkap Alue.

Sebagai contoh, dalam Lomba Desain Pemulihan Lingkungan, ditemukan beberapa contoh pemanfaatan teknologi dalam menghasilkan karya. Peserta secara mandiri memanfaatkan teknologi virtual meeting untuk berinteraksi dengan masyarakat di lokasi tapak perlombaan untuk mendapatkan masukan dan berdiskusi secara langsung sehingga aspek pemberdayaan masyarakat dan nilai tambah ekonomi pasca pemulihan digali secara lebih komprehensif. Pemanfaatan teknologi penginderaan jauh untuk dapat menganalisis lokasi tapak agar proses desain dilakukan secara tepat dan efektif, juga dilakukan oleh peserta Lomba Desain Pemulihan Lingkungan.

Alue memberikan selamat dan apreasi tinggi kepada semua peserta dan pemenang lomba tahun ini atas semangat dan karya yang telah dihasilkan. "Jadikan ini sebagai motivasi, dan tidak hanya sampai disitu tapi terus berkembang ke depan terutama menjadi inspirator dan motivator kepada rekan-rekannya yang lebih banyak lagi," ucap Alue.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon