Mantan Menpera: Pemerintah Harus Lakukan Peremajaan Kota-kota Besar di Indonesia
Kamis, 14 Februari 2013 | 10:59 WIB
Rusun dianggap sebagai kunci untuk menyelesaikan banyak masalah terkait pemukiman di kota besar.
Jakarta - Pemerintah pusat dan daerah harus segera membuat dan melaksanakan program peremajaan kota-kota besar di Indonesia. Peremajaan dan penataan kota yang bagus sangat penting untuk penghuni kota dan negara umumnya, demikian dikatakan mantan Menteri Perumahan Rakyat (Menpera), Cosmas Batubara di sela-sela acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama PT Multi Bintang Indonesia Tbk di Jakarta, Rabu (14/2).
Kota-kota besar yang dimaksudkan Cosmas untuk diremajakan adalah Jakarta dan kota-kota besar lain, seperti, Surabaya, Semarang, Bandung, Medan, dan Makasar. "Di kota-kota ini sudah banyak pemukiman kumuhnya, serta transportasinya sudah padat atau macet," kata Cosmas yang hadir dalam acara itu karena sebagai Presiden Komisaris PT Multi Bintang Indonesia Tbk.
Peremajaan kota yang dimaksud Cosmas antara lain: Pertama, memperbanyak bangunan rumah susun (rusun) di dalam kota. Rumah-rumah susun ini, kata dia, harus lebih diutamakan untuk masyarakat yang secara ekonomi menengah ke bawah. "Kalau banyak rusun yang dibangun maka perkampungan kumuh tak ada," kata Cosmas.
Kedua, dengan adanya rusun yang pelan-pelan menghilangkan perkampungan kumuh, maka ruang terbuka hijau akan semakin luas atau banyak juga. "Kalau ruang terbuka hijau banyak maka sumber air tanah dalam kota memadai, dan banjir tak ada," kata dia.
Ketiga, penataan dan manajemen transportasi yang baik dan benar. "Untuk kota-kota besar terutama Jakarta dan sekitarnya harus dibangunkan fly over dan transportasi monorail," katanya. Dalam konteks ini Cosmas sangat mendukung ide dari Menteri BUMN, Dahlan Iskan, dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, agar segera dibangun transportasi monorail di Jakarta.
Cosmas mengatakan, untuk meremajakan kota-kota besar di Indonesia pemerintah pusat dan daerah harus belajar ke Singapura dan beberapa kota di dunia. "Tahun 1950-an Singapura banyak kampung kumuhnya, tapi sekarang di sana banyak rumah susun dan teratur sekali. Demikian juga kota Bangkok, sudah bagus," kata dia.
Menurut Cosmas, langkah pertama untuk meremajakan kota Jakarta adalah membangun sejumlah rusun untuk warga bantaran kali Ciliwung. Rusun-rusun yang dibangun untuk masyarakat Kali Ciliwung ini, kata dia, harus dibangun tak jauh dari Kali Ciliwung. "Tak boleh jauh dengan tempat kerja mereka," kata dia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




