Buka Sidang Kabinet, Presiden Kecam Lapindo
Kamis, 14 Februari 2013 | 15:03 WIB
Jakarta - Dalam pembukaan sidang kabinet paripurna hari ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengecam Lapindo yang belum menunaikan kewajibannya secara tuntas kepada para korban.
"Saya mendapatkan laporan Lapindo belum menyelesaikan kewajibannya Rp 800 miliar belum diselesaikan," kata Presiden SBY dalam sidang dengan agenda evaluasi rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2010-2015 di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/2).
Padahal, menurut Presiden, dilaporkan di kawasan luapan lumpur Lapindo curah hujan sangat tinggi hingga menggenangi wilayah tersebut.
"Saya mendapatkan laporan masih ada yang belum beres, sehingga mengganggu upaya kita untuk menahan jebolnya lumpur Sidoarjo," lanjut SBY.
Lebih jauh Presiden menegaskan agar Lapindo yang merupakan anak perusahaan Grup Bakrie itu menunaikan janjinya.
"Sampaikan kepada Lapindo, kalau janji ditepati. Kalau main-main dengan rakyat, dosanya dunia akhirat. Sampaikan," kata Presiden.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




