Ketum Asosiasi Perbenihan Benarkan Pertemuan Mentan dengan Bos Indoguna
Kamis, 14 Februari 2013 | 23:36 WIB"Iya ada (pertemuan)."
Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Perbenihan Indonesia, Elda Deviane Adiningrat membenarkan adanya pertemuan antara Menteri Pertanian Suswono dengan petinggi PT Indoguna Utama, Elisabeth Liman. Dalam pertemuan tersebut, keduanya diduga membicarakan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kemtan).
"Iya ada (pertemuan)," kata Elda usai menjalani pemeriksaan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (14/2) malam.
Sebelumnya, kuasa hukum tersangka Luthfi Hasan Ishaaq, Zainuddin Paru mengakui bahwa kliennya pernah mengadakan pertemuan dengan Suswono guna membicarakan daging sapi.
Zainuddin menjelaskan pertemuan terjadi di Hotel Aryaduta Medan, Sumatra Utara pada 10-12 Januari 2013. Hadir dalam pertemuan tersebut Luthfi, Suswono, Elizabeth Liman mantan Ketua Asosiasi Perdagingan, Elda Deviane Adiningrat dan Ahmad Fathanah.
"Jadi kebetulan saat itu Pak Menteri sedang ada kegiatan di Medan, ada panen raya di salah satu kabupaten di Sumatera Utara, bulan Januari 2013," kata Zainuddin.
Assegaf menambahkan pertemuan tersebut guna membahas masalah peredaran daging babi dan tikus, yang kala itu tengah marak. Sebab, kliennya prihatin terhadap masalah daging sapi mahal dan peredaran daging babi dan tikus
Terkait Elda, KPK telah melakukan beberapa upaya hukum. Di antaranya, melayangkan surat permohonan cegah keluar negeri kepada Direktorat Jendral Imigrasi untuk Elda.
Kemudian, beberapa waktu lalu, KPK melakukan upaya penggeledehan di kantor dan kediaman Elda.
Menurut informasi, Elda turut andil dalam peningkatan kouta impor daging sapi untuk PT Indoguna. Bahkan, kerap disebut sebagai penghubung pihak Kemtan dengan sejumlah anggota DPR, termasuk politisi asal PKS.
Dalam kasus dugaan suap impor daging sapi, KPK menetapkan eks Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap impor daging sapi.
KPK menduga ada aliran dana ke Luthfi sebesar Rp 1 miliar dari PT Indoguna Utama melalui seorang perantara bernama Ahmad Fathanah yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Menurut informasi, Luthfi diduga membantu PT Indoguna mendapatkan kuota impor daging sapi tahun 2013. Dan dijanjikan mendapatkan Rp 5.000 per kilo daging sapi oleh pengurus perusahaan pengimpor sapi tersebut, yakni Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi.
Dalam membantu Indoguna, Luthfi diduga menggunakan kekuasaannya sebagai Presiden PKS. Mengingat, Mentan Suswono adalah kader PKS.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




