Biaya Penjagaan Assange Nyaris Rp45 Miliar

Senin, 18 Februari 2013 | 23:20 WIB
H
B
Penulis: Heru Andriyanto/ | Editor: B1
Di foto tertanggal 19 Ag. 2012 ini, Assange berpidato di gedung Kedutaan Ekuador sementara polisi Inggris yang ingin menangkapnya tak bisa berbuat apa-apa kecuali berjaga di lokasi.
Di foto tertanggal 19 Ag. 2012 ini, Assange berpidato di gedung Kedutaan Ekuador sementara polisi Inggris yang ingin menangkapnya tak bisa berbuat apa-apa kecuali berjaga di lokasi. (AFP)

London - Biaya untuk menjaga pendiri Wikileaks,  Julian Assange, yang mencari perlindungan di Kedutaan Ekuador di London sejak Juni tahun lalu, sudah hampir mencapai 3 juta pound atau sekitar Rp 45 miliar.

Kepolisian Metro London atau Scotland Yard menjaga lokasi sekitar kedutaan itu 24 jam sehari dan telah menghabiskan 2,3 juta pound untuk piket normal dan 600.000 pound untuk upah lembur.

Assange mengungsi ke sana karena terancam ekstradisi ke Swedia yang menuduhnya melakukan kekerasan seksual, dan hal itu sudah dibantahnya.

Namun pria 41 tahun itu lebih khawatir lagi kalau pada akhirnya kasus hukum ini akan membuat dia diekstradisi ke Amerika Serikat.

Pria kelahiran Australia itu yakin dia bisa didakwa di Amerika karena Wikileaks telah membocorkan dokumen-dokumen pemerintah kategori top secret, dan bocoran komunikasi kawat diplomatik pemerintah Amerika itu cukup mempermalukan banyak negara.

Swedia berkeinginan menginterogasi dia terkait tuduhan bahwa dia telah melakukan serangan seksual dua perempuan mantan pendukung situs Wikileaks saat berada di Stockholm pada 2010.

Assange masuk ke gedung kedutaan setelah Mahkamah Agung Inggris menolak upaya bandingnya menentang ekstradisi.

Dia telah diperingatkan oleh Inggris akan ditangkap begitu keluar kedutaan karena melanggar syarat-syarat pembayaran jaminan, sehingga Kepolisian Metro London menerapkan penjagaan 24 jam.

Seorang juru bicara kedutaan mengatakan: "Pemerintah Ekuador prihatin dengan biaya besar yang ditanggung pembayar pajak London untuk mengawal kedutaan saat ini."

"Namun kami yakin biaya seperti ini bisa dihindari jika pemerintah Inggris meluluskan permintaan pemerintah Ekuador bahwa tidak akan ada ekstradisi lanjutan atas Julian Assange ke Amerika Serikat."

Juru bicara yang tidak disebutkan namanya itu melanjutkan "Kantor Dalam Negeri (Inggris) punya kewenangan untuk memberi jaminan atas hal itu namun sejauh ini menolak melakukannya. Sebelum kami mendapatkan hal itu, pemerintah Ekuador akan terus melindungi hak asasi Julian Assange yang tercantum dalam hukum internasional."

Inggris sebelumnya mengatakan punya kewajiban hukum untuk menyerahkan Assange ke Swedia, namun menambahkan hukum ekstradisi di Inggris juga melibatkan perlindungan HAM.

Dinyatakan pula bahwa setiap upaya mengirim Assange ke Amerika harus dengan persetujuan Inggris dan Swedia.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon