Menkes: Dera Tak Ditolak RS
Selasa, 19 Februari 2013 | 14:16 WIB
Jakarta - Menurut Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi, meninggalnya Dera Nur Anggraini bukan karena ditolak oleh pihak rumah sakit.
Namun bayi itu memang lahir kurang cukup usia, berat satu kilogram dan paru-parunya belum berkembang baik.
"Kemarin kami sudah langsung tindaklanjut. Pertama cari tahu apa yang sebenarnya terjadi ternyata tidak ada penolakan," kata Nafsiah di komplek Istana Negara, Selasa (18/2).
Dia melanjutkan, bayi Dera sempat dibawa ke RSCM dan ditangani, tapi alat khusus respirator untuk paru-paru yang belum berkembang hanya tersedia sepuluh sementara ada 13 anak yang harus dilayani.
"Kebetulan saat itu ada 13 orang bukannya tidak dilayani, tetap dilayani tapi memang alatnya kurang," kata Nafsiah.
Menkes membenarkan keluarga Dera mencari rumah sakit lain seperti rumah sakit Bunda dan RSP Pertamina.
"Kebetulan mereka pun penuh alatnya, bukan ruangannya. Anaknya tidak dibawa kemana-mana, anaknya tetap diberikan oksigen tapi memang tidak cukup karena paru-parunya belum berkembang," lanjutnya.
Penjelasan tersebut disampaikan Nafsiah menanggapi meninggalnya bayi Dera yang menurut pemberitaan akibat penolakan sejumlah rumah sakit.
Sekadar diketahui, Dera lahir di rumah sakit Zahira dengan kondisi kembar. Kembarannya kini sedang dirawat di RSUD Tarakan, Jakarta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




