Takut Terjerat Pilgub, SBY Percepat Kunjungan ke Jabar
Jumat, 22 Februari 2013 | 17:43 WIB
SBY mengaku khawatir keberadaannya di Jawa Barat dimanfaatkan pihak tertentu, yang pada akhirnya justru membawa ketidakbaikan.
Jakarta - Selain akibat kasus penembakan di Papua, percepatan kepulangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari kunjungannya ke Jawa Tengah dan Jawa Barat, juga disebabkan adanya minggu tenang jelang pemilihan gubernur Jawa Barat. SBY mengaku khawatir keberadaannya di Jawa Barat dimanfaatkan pihak tertentu, yang pada akhirnya justru membawa ketidakbaikan.
Padahal, SBY direncanakan mengunjungi, sekaligus melakukan inspeksi mendadak ke daerah Cikampek. Juga berdialog dengan para petani, sekaligus memantau kegiatan panen padi dan tanam padi di lokasi persawahan. SBY juga dijadwalkan mengunjungi pasar lokal untuk mengecek harga sembako dan pembangunan sekolah dasar (SD).
"Di luar yang direncanakan, saya ingin mengunjungi pasal lokal untuk melihat harga sembako. Terutama harga daging sapi, yang oleh konsumen dikeluhkan karena mengalami kenaikan signifikan. Dan bahan pangan lain, dan rencana meninjau pembangunan SD," kata Presiden SBY di kantornya, Jakarta, Jumat (22/2).
"Tapi, kegiatan itu saya batalkan. Karena di Jawa Barat ada hari tenang atau minggu tenang yang berkaitan dengan pemilihan gubernur, yang Insya Allah digelar hari Minggu ini. Saya khawatir keberadaan saya di Jawa Barat dimanipulasi dan digoreng ke sana ke mari sehingga tidak membawa kebaikan," lanjutnya.
Meski begitu, SBY berjanji untuk membuat agenda ulang soal kunjungannya ke Jawa Barat. "Saya akan mengagendakan ulang kunjungan saya ke Jawa Barat," paparnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




