1.279 surat untuk Presiden RI
Selasa, 16 Agustus 2011 | 10:04 WIBKeluarga korban pelanggaran HAM mengirimkan surat kepada Presiden SBY, yang isinya, antara lain mendesak agar segera membentuk pengadilan HAM ad hoc.
Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS mengirimkan bendera Merah Putih dan 1.279 surat dari keluarga korban pelanggaran HAM kepada Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono sebagai pesan moral agar segera menyelesaikan kasus pelanggaran HAM secara bermartabat.
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, hari ini, KontraS mendesak Presiden RI agar mengeluarkan keputusan presiden tentang pembentukan pengadilan HAM Ad Hoc.
KontraS mengingatkan penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat adalah mandat konstitusi dan reformasi 1998.
KontraS dan para keluarga korban pelanggaran HAM juga mendesak Presiden RI mengambil langkah atas kebuntuan politik dan hukum untuk penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat
Mereka juga mengharapkan pemerintah memulihan harkat dan martabat kehidupan para korban, dan memberikan jaminan perumahan dan pemukiman untuk rakyat..
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




