Kalla: Tingkat kesulitan UN turun

Sabtu, 20 Agustus 2011 | 16:00 WIB
MM
B
Penulis: Moh. Said Mashur | Editor: B1

Standar tingkat kesulitan UN harus dinaikkan dan disesuaikan dengan ilmu pengetahuan.

Mantan Wapres Jusuf Kalla menyatakan, tingkat kesulitan Ujian Nasional [UN] dalam beberapa waktu terakhir cenderung turun.

Padahal, UN merupakan gerbang menuju perguruan tinggi.

"Jangan sampai lulus UN dengan mudah, tapi tidak diterima di perguruan tinggi mana pun," kata Kalla ditemui usai menghadiri "Presidential Lecture Serier" di ITB, Bandung, hari ini seperti dikutip ANTARA.

Menurut dia, salah satu cara menjaga standar pendidikan nasional adalah dengan meningkatkan nilai minimum kelulusan. Jika materi UN dari tahun ke tahun semakin mudah atau tingkat kesulitannya sama, maka mutu sumber daya manusia [SDM]-nya ikut menurun.

Standar tingkat kesulitan UN lanjut dia, harus dinaikkan dan disesuaikan dengan perkembangan ilmu dan pengetahuan. "Indikator kesuksesan UN adalah kualitas mahasiswa yang terus meningkat," katanya.
 
Menurut Kalla, langkah menaikkan standar UN bertujuan meningkatkan kualitas. Karena bagi dia, untuk membangun sebuah bangsa yang mandiri, dibutuhkan kualitas manusia yang memadai. Salah satu indikatornya adalah melalui pendidikan. "Tahun depan, UN harus lebih sulit dari tahun ini," tuturnya

 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon