Penadah Pencuri Bersenpi Ditangkap
Rabu, 27 Februari 2013 | 16:18 WIB
Jakarta - Kepolisian membekuk dua penadah, terkait kasus pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan dua orang tewas dan enam orang luka-luka, di Jalan Tanah Merdeka IV RT06 RW04 No.40, Kelurahan Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur.
Hingga kini, AD pelaku bersenjata api belum juga tertangkap.
"Dalam pengembangan, telah tertangkap dua orang berinisial R dan T. Mereka adalah penadah, namun masih dalam satu kelompok. Walaupun waktu kejadian tak melakukan aksi itu, namun hasil dari pada pencurian kendaraan bermotor mereka yang menampung. Jadi ada koneksinya," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/2).
Dikatakan Rikwanto, kedua tersangka dibekuk di daerah Bekasi, Jawa Barat, berkat pengembangan dari tersangka Deni Saputra (26) yang tertangkap warga pada saat kejadian.
"Penangkapan ini hasil pengembangan dari informasi yang kita dapat dan informasi dari DS. Pelaku R dan T ditangkap penyidik di daerah Bekasi, kemarin malam," tambahnya.
Rikwanto menyampaikan, penyidik saat ini masih melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya, termasuk AD pelaku yang membawa senjata api saat kejadian.
"Saat ini, mereka masih diperiksa penyidik. Kemudian, dikembangkan kepada pelaku-pelaku lain terutama tersangka yang membawa senjata api pada aksi perampokan di Ciracas," ungkapnya.
Selain menangkap kedua tersangka, kata Rikwanto, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti. "Barang buktinya, ada beberapa kunci letter T dan satu buah motor," tandasnya.
Sebelumnya diketahui, aksi perampokan sepeda motor berujung tewasnya dua orang dan enam orang luka-luka terjadi di Jalan Tanah Merdeka IV RT06 RW04 No.40, Kelurahan Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (25/2), sekitar pukul 04.10.
Korban meninggal atas nama Jamhari serta Kriston Hutagalung. Jamhari, tewas akibat luka tusuk dibagian perut hingga usus terburai dan Kriston, meninggal lantaran mengalami luka tusuk di bagian rusuk kiri.
Sementara korban luka bernama Histon Hutagalung (mengalami luka tusuk di tangan kiri), Norma (luka tembak di perut sebelah kiri), Yogi Hutagalung (luka tusuk di dada kiri), Ian setiawan (luka tusuk di lengan kiri), Heri (luka tusuk di pantat kanan), dan Toriq (luka sajam di tangan).
Berdasarkan laporan yang diterima Polda Metro Jaya, kronologis kejadian berawal ketika Histon Hutagalung memergoki pelaku sedang berusaha mencuri sepeda motornya merk Honda Vario Tekno Nopol B 3399 TGL yang diparkir di teras rumahnya. Korban pun meneriaki rampok, hingga dikejar warga sekitar. Pada saat dikejar, pelaku menusuk setiap orang yang mengejarnya hingga enam orang mengalami luka tusuk dan dua orang meninggal dunia.
Satu pelaku yang menggunakan senjata tajam bernama Deni Saputra berhasil dibekuk warga, sementara AD pelaku yang memegang senjata api berhasil kabur. Selain mengamankan Deni, polisi juga mengamankan barang bukti pisau, kunci letter T, dan sepeda motor pelaku merk Honda Beat nopol B 3180 TCG.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




