Megawati: Pilkada Jabar Baik, Tapi Ada Indikasi "Money Politics"

Rabu, 27 Februari 2013 | 16:37 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan pidato politik
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan pidato politik (ANTARA FOTO/ANTARA FOTO)

Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengakui, Pilkada Jawa Barat (Jabar) telah berjalan baik secara prosedural. Namun menurutnya, indikasi money politics masih terjadi.

"Saya melihat adanya indikasi-indikasi di lapangan yang kemungkinan terjadinya kecurangan," kata Megawati kepada wartawan, sebelum mengikuti seminar bertajuk "Menuju RUU Migas Merah Putih", di Jakarta, Rabu (27/2).

Megawati mengatakan, sebagai Presiden kelima RI yang berhasil menjalankan pemilu paling demokratis di 2004 lalu, dirinya sangat tak menghendaki adanya kecurangan demikian dalam proses politik. Menurutnya, apabila kejahatan seperti money politics tetap dipertahankan, maka akan merugikan bangsa dan negara Indonesia secara signifikan.

"Ini akan membuat demokrasi menjadi timpang, karena tentunya orang-orang yang betul-betul kompeten tapi tidak punya uang, mereka akhirnya selalu tersingkirkan," tegas Megawati.

Dalam Pilkada Jabar, pasangan dari PKS, Ahmad Heryawan-Dede Yusuf, disebut-sebut sudah bisa dipastikan menang melalui hasil quick count beberapa lembaga. Aher-Dede mengungguli tipis pasangan Rieke Diah Pitaloka dan aktivis antikorupsi Teten Masduki.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon