ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Tim SAR Gabungan Cari 42 Korban Longsor Natuna yang Masih Hilang

Selasa, 7 Maret 2023 | 12:54 WIB
MF
MF
Penulis: Muhammad Fakhruddin | Editor: DIN
Tim SAR gabungan masih mencari 42 korban longsor Natuna yang masih hilang pada Selasa, 7 Maret 2023.
Tim SAR gabungan masih mencari 42 korban longsor Natuna yang masih hilang pada Selasa, 7 Maret 2023. (Dokumentasi BNPB/Dokumentasi BNPB)

Jakarta, Beritasatu.com - Tim SAR gabungan pencarian korban longsor Natuna di Serasan (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih mencari 42 korban longsor yang masih hilang pada Selasa (7/3/2023). Tim telah menemukan 8 korban hilang dengan kondisi 4 orang mengalami luka berat dan 4 orang lainnya dalam keadaan kritis.

"Korban kritis sudah diterbangkan ke Pontianak tadi pagi," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, Selasa (7/3/2023).

Abdul Muhari juga menginformasikan jumlah jasad korban meninggal dunia yang ditemukan berjumlah 10 orang, 6 orang di antaranya sudah diidentifikasi identitasnya, sedangkan 4 orang masih dalam proses identifikasi. "Tadi malam infomasi yang didapat dari masyarakat ada 15 orang korban jiwa, tapi setelah tim gabungan sampai di lokasi, jasa yang ditemukan 10 orang," kata Abdul Muhari.

ADVERTISEMENT

Abdul Muhari mengungkapkan, pencarian korban hilang difokuskan di satu lokasi daerah yang terdampak longsor. Lokasi daerah terdampak ini situasi geografisnya berada di sepanjang jalan. "Jadi ada jalan menyusuri bibir bukit, di sepanjang kiri kanan jalan ada perumahan yang jumlahnya da sekitar 30 unit yang timbun longsor yang juga memutus jalan itu," kata Abdul Muhari.

Seperti diberitakan, pada Senin (6/3/2023) siang terjadi longsor besar yang menimbun satu kampung di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan akibat longsoran Gunung Jemenang. Longsor juga tidak hanya terjadi di daerah itu, juga terjadi di Desa Jermalik dan Desa Air Nusa, Kecamatan Serasan Timur. Tidak ada laporan korban jiwa di Serasan Timur, tetapi warga sekitar juga mengungsi ke balai desa setempat.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon