Erupsi Gunung Merapi, Wilayah Sleman Diselimuti Abu Tipis
Selasa, 14 Maret 2023 | 17:16 WIB
Sleman, Beritasatu.com – Erupsi Gunung Merapi yang memuntahkan awan panas guguran pada Selasa (14/3/23) mengakibatkan sebagian wilayah Sleman diselimuti abu tipis pada pagi hari tadi.
Semburan abu vulkanik terpantau di daerah bukit Klangon Kalitengah Lor, desa Glagaharjo, kecamatan Cangkringan, kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Ya, sempet itu pagi tadi yaa sekitar jam enam itu kan terjadi guguran awan panas anginnya ke arah Tenggara tapi untuk kawasan bukit Klangon terkena cuma sedikit tapi ngga tebal," kata Eko salah seorang warga desa Glagaharjo.
Menurut Eko hujan abu yang mengguyur kawasan bukit Klangon sangat tipis dan tidak sampai mengganggu aktivitas masyarakat.
"Untuk aktivitas tetap seperti biasa soalnya ngga terlalu parah abunya, jadi warga mencari rumput seperti biasa" kata Eko.
Berdasarkan pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada pukul 00.00-6.00 WIB ada 2 kejadian awan panas guguran dengan jarak luncur 1.600 hingga 2.000 meter ke arah barat daya.
Sedangkan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah tenggara dan barat di sekitaran Merapi.
BPPTKG juga menyebut ada guguran lava sebanyak 15 kali dengan jarak luncur maksimal 1.500 meter ke arah barat daya.
Kawasan bukit Klangon adalah daerah yang berjarak kurang dari 5 km dari puncak Merapi. Kenduk salah seorang warga yang tinggal di sekitar bukit Klangon mengaku sempat khawatir dengan aktivitas Merapi yang terjadi akhir akhir ini.
"Warga niku nek le cemas nggih enten, nggih was was nek kiro-kiro nyemelangi nggihh semingkir," kata Kenduk.
Menurut Kenduk warga sekitar lereng Merapi sudah terbiasa dengan aktivitas vulkanik gunung Merapi. Dan jika aktivitas Merapi dirasa meningkat mereka sudah tahu kapan waktu harus mengungsi.
BPPTKG merekomendasikan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




