Jelang Berbuka Puasa, Warga Kudus Digegerkan Kemunculan Ular Piton di Dalam Rumah
Minggu, 26 Maret 2023 | 15:36 WIB
Kudus, Beritasatu.com - Menjelang berbuka puasa atau sesaat tengah ngabuburit warga Desa Kaliputu, Kecamatan Kota Kabupaten Kudus, Jawa Tengah digegerkan atas kemunculan hewan reptil ular piton di dalam rumah warga. Detik-detik evakuasi ular piton oleh relawan BPBD Kudus terekam kamera warga.
Seperti dalam rekam video menunjukan, ular berhasil dievakuasi setelah sekira selama satu jam pencarian didalam rumah warga kontrakan Hamdani di Desa Kaliputu, Kota, Kudus pada Sabtu 25/3/2023 sore. Hewan reptil ular sepanjang 2 meter itu berhasil di evakuasi oleh relawan animal rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus.
Hamdani penghuni rumah tersebut mengaku sesaat menunggu waktu berbuka puasa dia berniat membersihkan kondisi gudang rumah kontrakannya. Namun, ia kaget mendadak ular sepanjang 2 meter muncul dari atap genteng dan kebawah.
BACA JUGA
Pemilik Rumah di Jati Baru Padang Timur Kaget Ular Piton Sepanjang 2,5 Meter Tidur di Ruang Tamu
Hamdani menjelaskan, kemunculan ular di rumah kontrakannya merupakan kedua kalinya dalam sehari. Kejadian pertama ular muncul pada Sabtu 25/3/2023 siang dan berhasil diamankan warga sekitar. Kemudian pada Sabtu 25/3/2023 sore ada lagi ular piton lebih besar muncul dan membuat kaget keluarga yang sedang nenunggu waktu saat berbuka puasa.
"Saya kaget aja, itu kan tembus langsung ke dapur saya. Makanya saya tutup, saya pikir bukan kata lain, anak-anak yang saya takuti, kita punya anak kecil dililit sama dia apa gak hancur itu anak," ujar Hamdani saat ditemui dirumah kontraknya, Minggu (26/3/2023).
Terpisah, relawan animal rescue BPBD Kudus Edi Yulianto mengatakan evakuasi ular piton dikontrakan Desa Kaliputu sedikit kesulitan karena posisi ular yang bersembunyi ditumpukan barang-barang gudang pemilik rumah. Kemunculan 2 ekor ular piton sekaligus tersebut diperkirakan dari sebuah semak belukar di belakang rumah kontrakan. "Infonya sebelum ketangkap ini ada satu lagi, kemungkinan masih ada soalnya di belakang ada semak belukar," kata Edi saat ditemui dirumahnya sekaligus penampungan sementara reptil hasil evakuasi.
Lanjut Edi, kondisi semak belukar dan tak jauh dari sungai diprediksi menjadi habitat kembang biak ular piton yang tak jauh dari permukiman warga. Pihaknya meminta warga agar dapat melaporkan ke BPBD Kudus jika menemukan ular muncul dipermukikan warga. "Kalau menurut cerita orang disitu, pernah lihat ada yang besar mungkin induknya tapi belum ketangkap. Karena ada semak belukar yang sangat lebat," tandasnya.
Diketahui, sejumlah ternak warga di sekitar lokasi sebelumnya dikabarkan menghilang dan ditemukan hanya tinggal bagian tubuh saja. Warga menduga kemunculan ular dipermukiman tersebut yang menjadi penyebab mati dan menghilang ternak milik warga setempat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




