ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Harimau Kyai Batua Akan Dikawinkan dengan Harimau Asal Sumbar

Sabtu, 1 April 2023 | 18:20 WIB
RT
MF
Penulis: Roy Triono | Editor: DIN
Harimau Sumatera jantan bernama Kyai Batua yang berada di Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung akan dikawinkan dengan Harimau Sumatera Betina bernama Dadih asal Taman Satwa Sawahlunto, Sumatera Barat, Jumat, 31 Maret 2023.
Harimau Sumatera jantan bernama Kyai Batua yang berada di Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung akan dikawinkan dengan Harimau Sumatera Betina bernama Dadih asal Taman Satwa Sawahlunto, Sumatera Barat, Jumat, 31 Maret 2023. (Beritasatu.com/Roy Triono)

Bandar Lampung, Beritasatu.com - Tidak berkembang biak setelah dijodohkan dengan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dari Taman Taru Jurug, Solo, kini. Harimau Sumatera jantan bernama Kyai Batua yang berada di Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung akan dikawinkan dengan Harimau Sumatera Betina bernama Dadih asal Taman Satwa Sawahlunto, Sumatera Barat.

Rencana breeding atau pengembangbiakan Harimau Sumatera Kyai Batua dan Dadih ini merupakan salah satu rekomendasi ke-3 Global Species Management Plan (GSMP). Upaya breeding harimau Buntung Kyai Batua di Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung dengan harimau betina bernama Vidi yang didatangkan Taman Taru Jurug, Solo terbilang lamban karena faktor usia sang betina. Usia Vidi dianggap terlalu dewasa bagi sang pejantan yang hanya separuh dari umurnya.

Dalam rangka tindaklanjut dan percepatan implementasi rekomendasi GSMP tersebut, Ketua Bidang Edukasi dan Pelatihan Persatuan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) drh Ligaya ITA Tumbelaka bersama James Burton selaku Chair of International Union for Conservation of Nature (IUCN) SSC Asian Wild Cattle Specialist Group, berkunjung ke Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung, Jumat (31/3/2023).

ADVERTISEMENT

Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat lokasi kandang harimau serta kondisi dan prilaku Harimau Sumatera Batua. Dalam kesempatan tersebut, drh. Ligaya ITA Tumbelaka mengatakan, secara genetik kondisi Batua sangat bagus, hal tersebut karena Kyai Batua adalah Harimau Sumatera liar yang asli berasal dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Upaya percepatan program GSMP yang dimaksud ini adalah bagaimana LK Lembah Hijau bisa meningkatkan kelahiran anakan Harimau Sumatera. "Kita upayakan melihat ilmiahnya, bagaimana menjodohkan harimau-harimau yang ada di beberapa LK untuk bisa nantinya disepakati tukar menukar tempat supaya percepatan perkawinan secara terkontrol," kata Ligaya disela-sela kunjungan ke LK Lembah Hijau Lampung.

Berdasarkan rekomendasi program GSMP, Ligaya mengungkapkan, Harimau Sumatera Batua yang kini berusia sekitar 9 tahun akan dikawinkan dengan harimau sumatera betina bernama Dadih berusia 4 tahun dari Taman Satwa Sawah Lunto.

"Kondisi Harimau Batua sangat-sangat baik. Percepatannya sekarang ini kita minta tolong Harimau Batua dapat dikasih Dadih dari Sawahlunto. Istilahnya darah muda karena Dadih baru umur 4 tahun. Untuk betina, usia 4-5 tahun itu sudah bisa kawin," ujar Ligaya.

Ligaya menuturkan, kedatangannya ke LK Lembah Hijau Lampung bersama James Burton dari Union for Conservation of Nature (IUCN) adalah untuk upaya percepatan breeding terhadap Batua.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Jejak Harimau Sumatera Gegerkan Kebun Nanas Lampung Timur

Jejak Harimau Sumatera Gegerkan Kebun Nanas Lampung Timur

NUSANTARA
Populasi Hampir Punah, Batu Secret Zoo Peringati World Tiger's Day

Populasi Hampir Punah, Batu Secret Zoo Peringati World Tiger's Day

LIFESTYLE

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon