Harimau Kyai Batua Akan Dikawinkan dengan Harimau Asal Sumbar
Sabtu, 1 April 2023 | 18:20 WIB
Pada program bernama Global Species Management Plan (GSMP) ini, selama tiga tahun kedepan diharapkan ada peningkatan populasi bagi Harimau Sumatra yang berada di eksitu atau luar habitat.
Dokter yang juga Studbook Keeper (pencatat silsilah) Nasional untuk Harimau Sumatera ini menjelaskan, Taman Satwa Lembah Hijau sebenarnya sudah pernah mencoba melakukan breeding sebelumnya.
Ketika itu seekor betina bernama Vidi didatangkan dari Taman Taru Jurug, Solo. "Seperti halnya manusia, usia untuk reproduksi ada masanya, umurnya. Terlebih bagi satwa itu betina yang menentukan kapan perkawinan terjadi," tutur Ligaya.
Sehingga, usia Vidi yang kini menginjak 18 tahun dianggap terlalu "tua" bagi Batua yang baru berusia 8 tahun. Usia Vidi dianggap sangat kecil kemungkinan untuk bisa hamil. "Kita ada catatan penelitian, bahwa betina yang sudah berusia di atas 13 tahun dan belum pernah kawin akan susah hamil," ucap Ligaya.
Karena itu, untuk program GSMP ini Ligaya merekomendasikan Dadih, harimau betina berusia 4 tahun yang berasal dari Sawalunto, Sumatera Barat. "Kondisinya sangat ideal, berusia 4 tahun," ujar Ligaya
Sementara itu, Chair of International Union for Conservation of Nature (IUCN) SSC Asian Wild Cattle Specialist Group, James Burton mengatakan, GSMP dalam tiga tahun ke depan ada program untuk menambah breeding Harimau Sumatera.
"Ada program 3 tahun ke depan tambah breeding untuk harimau sumatera. Dan ada banyak LK di Sumatera seperti Lembah Hijau, ada harimau dari alam yang lebih penting untuk breeding cepat," kata James Burton.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




