Dituduh Curi HP, Sesama Juru Parkir Terlibat Duel Berdarah
Minggu, 16 April 2023 | 23:38 WIB
Samarinda, Beritasatu.com - Diduga dipicu akibat kehilangan sebuah handphone, dua orang juru parkir di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, terlibat aksi duel menggunakan senjata tajam, Minggu malam (16/4/2023). Dari kejadian itu, salah satu diantaranya terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit lantaran menderita luka akibat sabetan senjata tajam.
Puluhan warga yang melintas di kawasan Jalan AM Sangaji, Kota Samarinda, mendadak heboh lantaran terjadi aksi duel berdarah antara sesama juru parkir (jukir) liar.
Duel berdarah itu melibatkan Idrus (43) yang bersenjatakan celurit, sedangkan lawannya Berry menggunakan sebilah parang. Dari aksi duel itu, Idrus terpaksa harus menjalani perawatan oleh tim medis lantaran menderita luka menganga pada bagian paha kiri.
Sedangkan, Berry langsung kabur melarikan diri dan langsung bersembunyi di pemukiman warga. Setelah menerima laporan dari warga, sejumlah personil polisi bersenjata lengkap langsung melakukan pencarian terhadap pelaku.
Polisi pun langsung menyusuri gang-gang sempit, guna mencari keberadaan pelaku beserta barang bukti berupa sebilah parang yang dicuri pelaku dari salah satu pedagang es kelapa di lokasi kejadian.
Tak berselang lama, polisi pun akhirnya meringkus pelaku tanpa perlawanan. untuk selanjutnya langsung digiring menuju ke Polsek Sungai Pinang guna menjalani pemeriksaan.
Korban pun mengaku permasalahan dengan pelaku telah terjadi sejak pagi tadi, saat pelaku kehilangan HP nya. Pasalnya, korban dan pelaku selama ini adalah tinggal di satu pondok liar diatas lahan milik warga.
"Sudah dari pagi itu masalahnya, dia tanya soal handphone yang hilang sambil marah-marah," kata Idrus saat menjalani perawatan medis di mobil ambulance.
Selain itu, Idrus mengaku kaget saat terduga pelaku secara tiba-tiba langsung menyerangnya dengan bogem mentah, yang kemudian berujung dengan aksi duel.
"Ketika ketemu tadi (Minggu malam) dia datang langsung pukul wajah saya dan menyerang menggunakan senjata tajam jenis parang milik penjual kelapa," jelasnya.
Sementara itu, usai menjalani pertolongan pertama, korban pun selanjutnya langsung dilarikan ke RSUD Abdul Wahab Syahrani Samarinda untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




