Sehari Jelang Lebaran, Arus Mudik di Terminal Purabaya Masih Mengalir
Jumat, 21 April 2023 | 15:08 WIB
Sidoarjo, Beritasatu.com - Sehari jelang lebaran, Jumat (21/4/2023) arus mudik melalui terminal bus Purabaya Surabaya, di Bungurasih Sidoarjo, Jawa Timur terus mengalir hingga siang hari. Tidak hanya pemudik tujuan antar kota dalam provinsi (AKDP), pemudik tujuan antar kota antar provinsi (AKAP) juga masih tampak pada arus mudik di terminal Purabaya pada H-1 lebaran ini.
Meski diprediksi puncak lonjakan arus mudik di terminal bus Purabaya akan terjadi Kamis malam kemarin, namun hingga Jumat siang, arus mudik melalui terminal Purabaya masih berlangsung normal dan cenderung mengalir. Para pemudik didominasi oleh mereka yang akan berangkat menuju ke sejumlah daerah tujuan.
Dari pantauan Beritasatu.com sejumlah pemudik antar provinsi tampak mengalir, sejumlah pemudik tampak menunggu di jalur keberangkatan bus antar kota antar provinsi. Dari sejumlah rute perjalanan yang ada, kenaikan jumlah pemudik melalui terminal Purabaya didominasi oleh pemudik antar kota tujuan Madiun, Malang dan sejumlah kota di Jawa Timur.
"Mau mudik ke Madiun, soalnya baru sempat sekarang," ujar Yanto, salah satu pemudik.
Hal yang sama juga dikatakan Anis, salah satu pemudik jurusan Malang ini mengaku memilih mudik hari ini karena baru sempat memilih mudik hari ini.
"Ke Malang, sengaja memilih mudik sekarang karena baru sempat," ungkap Anis, salah satu pemudik.
Sementara menurut data pengelola terminal Purabaya dari kementrian perhubungan darat, untuk jumlah pemudik yang berangkat melalui terminal Purabaya hingga Jumat Siang mencapai 27.127 penumpang. Dengan rincian untuk armada bus AKAP 7.619 penumpang.
Adapun untuk armada bus AKDP mencapai 19.508 penumpang. Jumlah ini menunjukan adanya peningkatan lebih besar dibanding Rabu kemarin, yang bertepatan dengan awal cuti bersama yang mencapai 21.p000 penumpang.
Kepala Lalu Lintas Terminal Purabaya Cipto Widianto mengatakan untuk armada bus yang berangkat melalui terminal Purabaya sejak Kamis malam kemarin hingga Jumat pagi tadi, sebanyak 274 bus armada bus antar provinsi dan 680 armada bus dalam provinsi, dari 2000 armada bus yang sudah disiagakan.
"Untuk armada untuk saat ini bisa dipenuhi dengan armada-armada reguler, untuk armada yang sudah dipersiapkan sebanyak dua ribu unit namun masih belum berjalan semuanya masih menunggu perkembangan di lapangan, apabila nanti akan dibutuhkan akan diturunkan semua," ujar Cipto.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




