ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kecelakaan Speedboat Calista, Polresta Tanjungpinang Siapkan Tim Psikologi

Jumat, 28 April 2023 | 14:16 WIB
FA
R
Penulis: Febry Andrean Amoga | Editor: RZL
Polresta Tanjungpinang membuka posko informasi korban kecelakaan SB Evelyn Calista 01.
Polresta Tanjungpinang membuka posko informasi korban kecelakaan SB Evelyn Calista 01. (Beritasatu.com/Febry Andrean Amoga)

Tanjungpinang, Beritasatu.com - Polresta Tanjungpinang menyiapkan tim psikologi dan tim antemortem di Posko Informasi Polsek Kawasan Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. Hari kedua dibangunya posko, warga masih terus berdatangan untuk mencari informasi keluarga mereka yang diduga menjadi korban.

Sebelumnya, Speedboat Evelyn Calista 01 rute Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir atau Inhil, Provinsi Riau, menuju Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau berangkat sekitar pukul 13:40. Kapal yang membawa 74 penumpang ini terbalik. Informasi terakhir, 12 Orang dinyatakan tewas.

Satu persatu keluarga korban datang, untuk mencari informasi tentang keluarga mereka serta mencari informasi kapan jenazah keluarga mereka di pulang ke Tanjungpinang. Kapolsek Kawasan Pelabuhan, Akp Zubaidah mengatakan, untuk pemulangan korban kecelakaan kapal, petugas kepolisian Polsek Kawasan Pelabuhan masih terus melakukan koordinasi kapan akan dipulangkan ke Tanjungpinang.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Polsek KKP juga telah menyediakan dermaga Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang untuk melakukan evakuasi korban.

"Kita masih menunggu dari pihak korban, jika dievakuasi di Pelabuhan SBP ini, kita siap membantu. Dari pihak agen yang siapkan kapal," kata dia.

Sementara itu, Polda Kepri menerjunkan tim psikologi untuk para keluarga korban di kecelakaan kapal di Posko Informasi yang di Polsek Kawasan Pelabuhan, di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang.

Tim Psikologi Polda Kepri, Ipda Nugroho Catur Prasetyo mengatakan, setiap keluarga korban yang datang ke posko diberikan dukungan psikologis. Dimana, dari pihak keluarga korban mengalami kesedihan.

"Itulah yang jadi fokus kita, tadi ada beberapa keluarga korban yang datang, kita lakukan komunikasi apa yang dibutuhkan masyarakat, kita fasilitasi. Kalau saya lihat tadi mereka sangat membutuhkan informasi kapan keluarga mereka dipulangkan," kata dia.

Salah seorang keluarga korban, Atin mengaku lega setelah mendapatkan kabar bahwa suaminya dalam kondisi selamat. Dirinya datang ke posko untuk menyerahkan data identitas sekaligus untuk mendapatkan informasi kapan suaminya bisa pulang ke Tanjungpinang.

"Alhamdulillah selamat, dia sempat pingsan tapi sudah sadar dan selamat. Rencananya suami saya sore ini pulangnya tapi tidak tahu pakai kapal apa," kata dia.

Untuk di hari ke kedua posko di bangun, terdapat tiga orang pihak keluarga korban datang ke pokso untuk mencari informasi kapan keluarga mereka di pulangkan. Para pihak keluarga korban datang ke posko membawa identitas seperti KTP dan identitas lainya untuk di cocokan data dengan korban-korban yang sesuai manifest kapal.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon