Sebelum Tinggalkan Semarang, Biksu Jalan Kaki dari Thailand ke Klenteng Tay Kak Sie
Senin, 29 Mei 2023 | 10:36 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Sebanyak 32 biksu yang menggelar ritual thudong dengan berjalan kaki dari Thailand ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah telah meninggalkan Semarang.
Rombongan biksu mengawali perjalanan mulai pukul 05.00 WIB, Senin (29/5/2023) dari lokasi menginap mereka di Vihara Adi Dharma di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang.
Sebelum meninggalkan Kota Semarang dan kembali berjalan kaki ke arah Ambarawa, Kabupaten Semarang, rombongan para biksu ini mendatangi salah satu klenteng tertua di Kota Semarang, yaitu Klenteng Tay Kak Sie yang berada di Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah.
Rombongan tiba sekitar pukul 05.30 WIB dan disambut ratusan warga baik umat Buddha maupun non-Budhha yang sudah lama menunggu. Kaki para biksu ini diberi taburan bunga, dibasuh dengan menggunakan air yang telah disiapkan, dan dilap kering oleh umat Buddha di Kota Semarang.
Setelah memasuki bangunan klenteng, ruangan tampak dipenuhi umat Buddha. Di dalam bangunan kklenteng, digelar acara pindapata, atau persembahan dari warga Semarang kepada para biksu sebagai bentuk terima kasih dan dukungan, berupa makanan, minuman hingga obat-obatan.
"Ini merupakan bentuk partisipasi umat untuk seorang pemuka agama, banthe yang hidup membiara atau sendiri. Umat juga memberikan sumbangan kepada para banthe ini supaya selalu melayani umatnya," ungkap Kepala Operasional Klenteng Tay Kak Sie Semarang, Andre Wahyudi pada Senin (29/5/2023).
Sementara itu perwakilan biksu, yaitu Banthe Wawan atau Khantadammo yang berasal dari Indonesia, namun telah 6 tahun menetap di Thailand sempat menanyakan kepada para umat mengenai perasaan umat yang bertemu dengan para biksu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




