ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Eropa dan Australia Penyumbang Wisman Long Stay Terbesar di Bali

Kamis, 6 Juli 2023 | 16:30 WIB
CL
R
Penulis: Cindy Violeta Layan | Editor: RZL
Pantai Kuta, Badung, Bali.
Pantai Kuta, Badung, Bali. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Bali merupakan salah satu aset utama pariwisata Indonesia yang selalu ramai diminati wisatawan baik lokal maupun internasional. Menurut Ketua ASITA Bali, I Putu Winastra mengatakan penyumbang wisatawan mancanegara (wisman) long stay di Pulau Dewata itu hingga saat ini didominasi oleh Eropa dan Australia.

"Tadi yang pertama itu tentu Australia karena Australia sangat dekat, yang kedua itu India kemudian Korea, UK dan Prancis. Jadi sebenarnya kalau kita bicara secara keseluruhan Eropa ini masih dominan tapi karena Eropa ini dibagi-bagi negaranya beda proses berbeda-belanda berbeda tapi kalau kita berbicara secara menyeluruh Eropa sangat luar biasa jadi Malaysia juga banyak ya selaku Asian market," ucap I Putu kepada Beritasatu.com melalui wawancara daring pada Rabu, (5/7/2023).

Dirinya menjelaskan, hal ini dikarenakan jarak tempuh para wisman Australia atau pun Eropa relatif lebih jauh dibanding wisman Asian dan sekitarnya. Oleh karena itu, banyak wisatawan dari kedua benua ini berwisata dan tinggal lebih lama di Bali.

ADVERTISEMENT

"Kalau kita berbicara segmen market Asia ya Asian market ini tidak lebih mereka stay nya 4 sampai 5 hari tetapi kalau berbicara market Australia bisa satu minggu kalau bicara market Eropa dua minggu sampai 3 minggu nah sekarang kita mau cari segmen market yang mana gitu," paparnya.

Menyadari perbedaan pola wisata Eropa dan Asia, I Putu menyebut pihaknya terus berupaya untuk menarik para wisatawan yang tinggal kurang dari satu minggu dapat memperpanjang length of stay nya di Bali. Dengan demikian, dirinya berharap bisa menambah pemasukan bagi para pelaku usaha pariwisata sendiri.

"Kita harapkan length of stay-nya itu lebih lama jadi tidak sedikit kalau tadi misalnya saya bilang Asian 4 sampai 5 hari bagaimana kita bisa meng encounter mereka agar bisa stay lebih dari 4 hari atau 5 hari sehingga apa spending money nya bisa lebih besar begitu," tutup I Putu.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Tak Mau Kecolongan Hantavirus, Pintu Masuk ke Bali Diperketat

Tak Mau Kecolongan Hantavirus, Pintu Masuk ke Bali Diperketat

BALI
Masuk secara Ilegal, 10 WN Banglades Terlibat Kasus Penyekapan di Bali

Masuk secara Ilegal, 10 WN Banglades Terlibat Kasus Penyekapan di Bali

BALI
Bali Bakal Disulap Jadi Pusat Keuangan Internasional

Bali Bakal Disulap Jadi Pusat Keuangan Internasional

EKONOMI
Pilot Air India Meninggal di Bali Kena Serangan Jantung

Pilot Air India Meninggal di Bali Kena Serangan Jantung

BALI
Terlibat Judol Jaringan Kamboja, 3 Mahasiswi Terancam 9 Tahun Penjara

Terlibat Judol Jaringan Kamboja, 3 Mahasiswi Terancam 9 Tahun Penjara

BALI
DPR Minta Reklamasi Pulau Serangan Bali Dihentikan untuk Dievaluasi

DPR Minta Reklamasi Pulau Serangan Bali Dihentikan untuk Dievaluasi

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon