ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini Motif 2 Anak Bantu Ayah Bunuh Ibu di Dumai

Selasa, 29 Agustus 2023 | 21:35 WIB
ER
ST
FS
Penulis: Effendi Rusli, Saputra Tanjung
Editor: FFS
Polisi mengevakuasi jasad Kartini di dalam parit bawah jembatan, tepatnya di Jalan Akasia, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Jumat, 25 Agustus 2023. Kartini tewas dibunuh suami dan dua anaknya. 
Polisi mengevakuasi jasad Kartini di dalam parit bawah jembatan, tepatnya di Jalan Akasia, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Jumat, 25 Agustus 2023. Kartini tewas dibunuh suami dan dua anaknya.  (Istimewa)

Dumai, Beritasatu - Anak harusnya menyayangi ibunya. Namun, beda dengan kedua anak ini yang justru membantu ayahnya untuk menghabisi nyawa sang ibu. Apa alasan kedua anak ini turut membantu menghabisi ibu berusia 41 tahun yang jasadnya ditemukan dalam sebuah karung di Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Sabtu 26 Agustus 2023 sore?

Kedua anak Kartini yang turut membantu ayah mereka membunuh sang ibu masih berusia remaja, yakni 12 tahun dan 14 tahun. Keduanya merupakan anak tiri dan anak kandung kartini.

Kapolres Dumai, AKBP Dhovan Oktavianton mengatakan, jajarannya telah menangkap dua anak korban. Sementara, suami korbab berinisial S masih buron dan sedang diburu pihak kepolisian.

"Suami korban melarikan diri dan sedang dikejar. Dia pelaku utama, dua anaknya ikut membantu," ujar Dhovan ketika dikonfirnasi awak media, Selasa (29/8/2023).

ADVERTISEMENT

Dari pengakuan kedua anak tersebut kepada polisi, mereka ikut serta melakukan pembunuhan karena sering dimarahi oleh ibunya.

"Untuk motif, sakit hati karena sering dimarahi oleh korban," katanya.

Dhovan menjelaskan, peristiwa ini terungkap dari temuan mayat wanita di pinggir parit, dekat bawah jembatan, Jalan Akasia, Kelurahan Bukit Kapur, Dumai, Jumat (25/8/2023) sore.

Aparat kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan mengetahui kalau pelaku adalah keluarga korban sendiri.

Tanpa buang waktu Tim Satreskrim Polres Dumai yang dipimpin AKP Bayu Effendi langsung bergerak mencari para pelaku.

Tak butuh waktu lama, akhirnya polisi menangkap 2 anaknya, yakni anak tiri dan anak kandung korban yang masih di bawah umur.

"Dugaannya kedua anak ini membantu ayahnya saat membunuh korban. Perannya masih didalami," kata Dhovan.

Dari hasil penyelidikan, karung yang digunakan untuk membungkus jasad korban berasal dari kios di rumah Kartini.

"Dari situlah terungkap tabir pembunuhan ini sehingga menjadi jelas dan terang bahwa pelakunya yang sudah kita amankan dan (ayahnya, red) masih DPO," paparnya.

Untuk memastikan kematian korban, polisi telah melakukan autopsi. Dari autopsi, ditemukan bagian dada dan tulang leher korban remuk.

"Hal ini menyebabkan korban meninggal dunia, diduga karena dihantam benda tumpul," tuturnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kebakaran Lahan Dumai Tembus 100 Hektare, Asap Kepung Permukiman

Kebakaran Lahan Dumai Tembus 100 Hektare, Asap Kepung Permukiman

NUSANTARA
Tragis! Guru SD Tewas Ditikam Mantan Pacar, Pelaku Akhirnya Bunuh Diri

Tragis! Guru SD Tewas Ditikam Mantan Pacar, Pelaku Akhirnya Bunuh Diri

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon