Orang Tua Korban Jeratan Kabel Internet di Pekanbaru Lapor ke Polisi
Rabu, 30 Agustus 2023 | 13:16 WIB
Pekanbaru, Beritasatu.com – Orang tua korban jeratan kabel internet di Jalan SM Amin Pekanbaru melapor ke polisi di markas Polresta Pekanbaru, Riau, Senin (28/8/2023) malam.
Ayah korban jeratan kabel internet, Aidil Fitriansyah beserta istri Rina Susanti mendatangi Mapolresta Pekanbaru sekitar pukul 20.00 WIB untuk memberikan keterangan kepada penyidik.
"Sebelumnya kami telah melaporkan kasus anak kami yang menjadi korban jeratan kabel internet di Jalan SM Amin ke Polsek Tampan. Namun, penyelidikan kasus kemudian dilimpahkan ke Polresta Pekanbaru," kata Rina Susanti, orang tua korban jeratan kabel internet, kepada Beritasatu.com, Rabu (30/8/2023).
Diungkap Rina, untuk melengkapi laporan, kedua anaknya telah divisum di RS Awal Bros Panam. Hasil visum tersebut akan digunakan oleh pihak kepolisian untuk menguatkan bukti kasus tersebut. "Berdasarkan itu (visum, red) pihak kepolisian akan memulai penyelidikan. Kami juga sudah di BAP di Polresta Pekanbaru," katanya.
Hingga saat ini, kata Rina, belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas peristiwa yang menimpa kedua putranya itu. "Belum ada yang bertanggung jawab," tegasnya.
Diketahui, akibat insiden kabel internet yang melintang di tengah jalan itu, adalah M Lutfi Fitriansyah (16 tahun) yang mengalami luka lecet di leher dan dagu. Sementara adiknya, M Faiz Fitriansyah (14 tahun) kondisinya lebih parah. Dia mengalami luka di dagu, pipi, lutut pergelangan kaki dan mengalami keretakan tulang kaki kiri.
"Saat ini anak-anak menjalani rawat jalan di rumah setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Faiz terpaksa menggunakan tongkat sebagai alat bantu berjalan karena tulang pergelangan kakinya retak akibat terjatuh dalam insiden itu," bebernya.
Dia berharap, ke depannya agar kasus yang sama tidak terjadi dan laporan yang dibuat bisa menimbulkan efek jera bagi vendor atau perusahaan yang bekerja sembarangan.
"Harapannya agar peristiwa ini tidak terjadi lagi dan tidak ada lagi korban lainnya akibat kabel yang semrawut. Kami mendesak pihak kepolisian segera mengungkap siapa yang bertanggungjawab terhadap insiden yang menimpa kedua putra kami," pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra membenarkan laporan tersebut. "Ya, sudah melapor ke Polresta," kata Bery.
Diberitakan sebelumnya, dua siswa kakak beradik menjadi korban jeratan kabel yang melintang di tengah Jalan SM Amin, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru. Peristiwa itu terjadi Senin (28/8/2023) sekitar pukul 05.50 WIB tepatnya di depan Indomaret SM Amin.
Akibatnya, kedua siswa yang berboncengan ke sekolah mengendarai sepeda motor itu terjatuh akibat jeratan kabel internet yang melintang di tengah jalan.
"Korban mengendarai sepeda motor dengan membonceng adiknya berangkat dari rumahnya untuk pergi ke sekolah di jalan Sultan Syarif Qasim Pekanbaru. Saat melintasi di jalan SM Amin, korban menabrak kabel yang melintang di badan jalan sehingga korban terjatuh," kata Bery.
Kedua siswa tersebut mengalami luka di leher dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan. "Masing-masing korban mengenai leher sehingga terjatuh ke aspal dan selanjutnya dibawa ke RS Awal Bros Panam untuk dilakukan perawatan. Saat ini sudah pulang ke rumah dan menjalani rawat jalan," jelasnya.
Atas kejadian ini, polisi menyita dua gulung kabel dan satu kotak boks warna hitam. Polisi juga telah meminta keterangan dari orang tua korban saat membuat laporan di Satreskrim Polresta Pekanbaru.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




