ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pernah Praktik di Temanggung, Dokter Gadungan Susanto Dikenal Berkepribadian Tertutup

Selasa, 19 September 2023 | 09:33 WIB
PS
MF
Penulis: Priyo Budi Santoso | Editor: DIN
Manuver kebohongan dokter gadungan Susanto menjadi perhatian warga dan membuat kaget RSU Gunung Sawo yang dulu pernah ditempatinya, Senin, 18 September 2023.
Manuver kebohongan dokter gadungan Susanto menjadi perhatian warga dan membuat kaget RSU Gunung Sawo yang dulu pernah ditempatinya, Senin, 18 September 2023. (Beritasatu.com/Priyo Budi Santoso)

Temanggung, Beritasatu.com - Manuver kebohongan dokter gadungan Susanto menjadi perhatian warga dan membuat kaget rumah sakit yang dulu pernah ditempati, yakni Rumah Sakit Umum (RSU) Gunung Sawo yang berada di Temanggung, Jawa Tengah. Di tempat ini, dokter gadungan tersebut pernah melakukan praktik menjadi dokter umum dan memiliki kepribadian tertutup dengan sesama rekan kerja.

Hal tersebut diungkapkan Kabag Umum RSU Gunung Sawo, Suciyatun saat ditemui di tempat kerjanya pada senin (18/9/2023). Ia membenarkan bahwa Susanto tersebut bekerja di Temanggung, yakni Rumah Sakit Gunung Sawo selama 3 bulan pada 2018 silam dan mengaku kecolongan atas kasus ini.

"Dulu itu datang ya bawa STR, ijazah, KTP, itu lengkap sudah SIP. Kita sempat kecolongan karena kita tidak tahu kalau itu palsu. Dia di sini menjabat sebagai dokter umum selama tiga bulan, waktu itu periode April sampai dengan Juli 2008," katanya.

ADVERTISEMENT

Di Temanggung, dokter gadungan tersebut melakukan praktek sebanyak dua kali dalam satu minggu dan keberadaan Susanto ini tidak terlihat kecurigaan yang mencolok saat melakukan praktik, hanya saja Susanto berkepribadian tertutup dan sering menyendiri di ruangnya saat tidak ada pasien.

"Kecurigaan-kecurigaan, karena mungkin dia kan kerja di tempat lain jadi mungkin untuk peresepan kayak obat atau anamnesa pasien itukan dia mungkin sudah berpengalaman di tempat lain jadi di sini ya biasa-biasa saja. Menurut kami tidak begitu mencolok untuk kejanggalan-kejaggalannya," tambahnya.

Agar tidak terulang hal yang sama dan mengindari hal-hal yang tidak diinginkan, pihak rumah sakit akan lebih memperketat penerimaan dokter.

"Untuk penerimaan dokter kita akan lebih berhati-hati lagi untuk mengecek keabsahan atau keaslian dari STR (surat tanda registrasi) ataupun ijazah dengan dicek di link konsil IDI Indonesia," terangnya.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon