ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Sekolah Wajibkan Siswa Gunakan Masker

Senin, 2 Oktober 2023 | 13:44 WIB
ER
SL
Penulis: Effendi Rusli | Editor: LES
Siswa SDN 6 Pekanbaru belajar di dalam kelas dengan menggunakan masker.
Siswa SDN 6 Pekanbaru belajar di dalam kelas dengan menggunakan masker. (Beritasatu.com /Effendi Rusli)

Pekanbaru, Beritasatu.com - Kualitas udara di Kota Pekanbaru, Riau semakin memburuk yang dipicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), akibatnya sejumlah sekolah mulai mewajibkan siswanya menggunakan masker.

Salah satu yang mewajibkan siswa menggunakan masker adalah di SDN 6 Pekanbaru. Walaupun kegiatan belajar masih berjalan normal, pihak sekolah telah melakukan antisipasi kepada murid-murid sejak dini agar tidak terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

"Kepala sekolah sudah mengimbau sejak Sabtu pagi, murid-murid dianjurkan memakai masker ke sekolah, dan mengurangi aktivitas di luar rumah atau sekolah," kata Arta Manalu, guru kelas III A SDN 6 Pekanbaru, Senin (2/10/2023).

ADVERTISEMENT

Terkait kualitas udara yang mulai memburuk, Arta mengungkapkan, proses belajar dan jam belajar masih seperti biasa, belum beralih ke sistem daring (online).

"Kalau memang ada himbauan dari pimpinan. Sampai saat ini (jam belajar, red) masih seperti biasa. Belum ada perubahan, masih Senin sampai Sabtu, karena kami belajarnya masih seperti biasa," jelasnya.

Pihak sekolah berharap, dinas terkait agar bisa memberikan bantuan masker kepada seluruh siswa. Karena saat ini masker yang digunakan saat ini dibeli secara swadaya dan belum sesuai standar kesehatan.

"Harapan kami kepada pihak yang berkompeten dalam hal ini mudah-mudahan ada iktikad membagikan masker ke sekolah," pungkasnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 14 titik kebakaran hutan dan lahan yang tersebar di lima kabupaten di Provinsi Riau.

"Khusus di Riau, 14 titik panas (hotspot) itu berada di 5 kabupaten. Kabupaten Bengkalis 1 titik, Kuantan singingi 1, Rokan Hilir 8, Rokan Hulu 3, dan Siak 1 titik," kata Forecaster on Duty BMKG SSK II Pekanbaru, Yasir P.

Jarak pandang di Kota Pekanbaru dan beberapa wilayah lainnya mencapai 2,5-5 kilometer dengan status udara kabur. "Kota Pekanbaru, Indragiri Hulu, Kota Dumai, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Kampar jarak pandang 2,5 hingga 5 kilometer udara kabur," jelasnya.

Cuaca di Kota Pekanbaru dan sekitarnya cenderung cerah hingga berawan. "Potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan dan Kota Pekanbaru," kata dia.

Dilihat dari situs web resmi BMKG, kualitas udara Kota Pekanbaru sempat menurun hingga level tidak sehat dan menyentuh garis kuning. Hari ini, kualitas udara mulai sedikit membaik dengan 52.70 µgram/m3.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Kualitas Udara Jakarta Minggu Pagi Nomor 1 Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Minggu Pagi Nomor 1 Terburuk di Dunia

JAKARTA
Hanya 3 Kota di Asia Penuhi Standar Kualitas Udara WHO

Hanya 3 Kota di Asia Penuhi Standar Kualitas Udara WHO

INTERNASIONAL
Pakai Masker! Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keenam di Dunia Pagi Ini

Pakai Masker! Kualitas Udara Jakarta Terburuk Keenam di Dunia Pagi Ini

JAKARTA
Pakai Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin 13 Oktober 2025 Tidak Sehat

Pakai Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin 13 Oktober 2025 Tidak Sehat

JAKARTA
Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Ketiga di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Ketiga di Dunia

JAKARTA
Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Keenam di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Keenam di Dunia

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon