ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pemprov Sumsel Tambah Personel Percepat Penanganan Karhutla

Jumat, 13 Oktober 2023 | 20:07 WIB
A
IC
Penulis: Antara | Editor: CAH
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menjadi inspektur upacara Apel Pengerahan Penambahan Pasukan dan Kesiapan Peralatan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla).
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menjadi inspektur upacara Apel Pengerahan Penambahan Pasukan dan Kesiapan Peralatan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla). (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan semakin ditingkatkan. Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni meminta penambahan personel guna mempercepat penanganan karhutla.

Semua komponen dan elemen terlibat secara aktif untuk mempercepat penanganan karhutla.

"Kita menambah 350 personel dari Kodam, sehingga perlu dilakukan kolaborasi dengan koordinasi yang baik dan juga harus terpadu dalam penanganan karhutla," ujar Fatoni saat apel penambahan pasukan dan kesiapan peralatan penanganan karhutla di Kabupaten OKI, Jumat (11/10/2023) dilansir Antara.

ADVERTISEMENT

Apel ini merupakan bentuk evaluasi penanganan karhutla di wilayah Kabupaten OKI tahun 2023, mulai dari pengecekan personel, pemeriksaan peralatan pemadaman hingga simulasi penanggulangan karhutla. Semua komponen dan elemen terlibat aktif untuk mempercepat penanganan karhutla.

Saat ini Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) terus berusaha memberikan solusi bagi pemerintah Ddaerah (Pemda) untuk mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Salah satunya melalui skema pergeseran anggaran.

"Pemda dapat melakukan pergeseran anggaran dengan mengubah Peraturan Kepala Daerah mengenai rincian APBD, selanjutnya diperuntukkan untuk kegiatan penanganan karhutla. Karena ini bersifat darurat dan mendesak, pergeseran anggaran bisa dilakukan setelah perubahan APBD," kata Fatoni.

Fatoni juga mengajak seluruh masyarakat di Sumsel untuk melaksanakan salat istiqsa atau salat meminta hujan secara berjemaah di masjid dan pondok pesantren sesuai dengan wilayah masing-masing.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ancaman El Nino, BPBD Lumajang Waspadai Karhutla di Lereng Semeru

Ancaman El Nino, BPBD Lumajang Waspadai Karhutla di Lereng Semeru

JAWA TIMUR
20 Hektare Lahan di Aceh Jaya Terbakar, BPBK Imbau Warga Stop Membakar

20 Hektare Lahan di Aceh Jaya Terbakar, BPBK Imbau Warga Stop Membakar

NUSANTARA
Pimpin Sispamkota di OKI, Kapolda Sumsel Targetkan Zero Karhutla 2026

Pimpin Sispamkota di OKI, Kapolda Sumsel Targetkan Zero Karhutla 2026

SUMATERA SELATAN
Ancaman El Nino bagi Hutan dan Lahan Gambut, Apa Dampaknya?

Ancaman El Nino bagi Hutan dan Lahan Gambut, Apa Dampaknya?

NASIONAL
Kebakaran Hutan di Bengkalis Meluas, 112 Hektare Lahan Terbakar

Kebakaran Hutan di Bengkalis Meluas, 112 Hektare Lahan Terbakar

NUSANTARA
BMKG Catat 310 Titik Panas di Riau, Api Muncul di Beberapa Wilayah

BMKG Catat 310 Titik Panas di Riau, Api Muncul di Beberapa Wilayah

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon