Jembatan Ampera "Hilang" Terutup Kabut Asap
Sabtu, 28 Oktober 2023 | 10:26 WIB
Palembang, Beritasatu.com - Kabut asap di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), yang sempat hilang karena hujan kini kembali menyelimuti Kota Palembang pada Sabtu (28/10/2023) pagi ini.
Kabut tebal ini menyelimuti Kota Palembang sejak Jumat (27/10/2023) kemarin. Hampir seluruh wilayah terkepung kabut asap yang mengganggu jarak pandang.
Dari pantauan Beritasatu, Jembatan Ampera yang menjadi ikon Kota Palembang tertutup kabut asap pagi ini. Kabut asap tersebut disebabkan oleh maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Kepadatan kabut asap membuat pengendara mereduksi kecepatan kendaraan karena jarak pandang yang terbatas.
Selain itu, kabut asap yang pekat mengganggu aktivitas warga yang berolahraga di pagi hari. Warga mengeluhkan gangguan pernapasan dan iritasi mata akibat kabut asap.
Fajar, seorang warga Palembang yang sedang berolahraga, sangat mengeluhkan kabut asap yang tebal dalam dua hari terakhir. Beberapa hari sebelumnya, kabut asap di Kota Palembang sudah hilang, tetapi kini kabut asap kembali muncul dengan lebih pekat.
Kabut asap yang tebal membuat Fajar merasa tidak nyaman saat beraktivitas di luar rumah, terutama saat berolahraga di pagi hari. Hari Sabtu biasanya menjadi waktu santai karena hari libur, tetapi sekarang menjadi terganggu.
"Sayangnya, saat akhir pekan, kita seharusnya bisa berolahraga dengan nyaman, tetapi kabut asap mengganggu," ujar Fajar pada Beritasatu.com, Sabtu pagi.
Dia mengeluhkan bahwa kabut asap membuatnya sesak napas dan tenggorokan terasa sakit saat berolahraga.
Menurutnya, beberapa hari sebelumnya, situasi kabut asap di Kota Palembang sudah membaik, dan udara sudah mulai bersih tanpa asap. Namun, tiba-tiba kabut asap kembali muncul lebih pekat.
Fajar berharap pemerintah meningkatkan penanganan kasus karhutla di Sumsel ini. Penanganan sebelumnya sudah berhasil, dan seharusnya usaha itu dipertahankan agar udara di Palembang tetap segar.
"Jika ada kebakaran lahan, kita harus menanganinya," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




