ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

4 Murid SD di Pekanbaru Disodomi dan Direkam, Videonya Disebar

Sabtu, 4 November 2023 | 05:05 WIB
ER
H
Penulis: Effendi Rusli | Editor: HE
Ilustrasi kekerasan seksual
Ilustrasi kekerasan seksual (Antara/Agus Bebeng)

Pekanbaru, Beritasatu.com - Empat siswa laki-laki di sebuah sekolah dasar (SD) di Kota Pekanbaru menjadi korban tindakan asusila yang melibatkan delapan pemuda. Salah satu korban bahkan disodomi lebih dari 10 kali secara bergantian di waktu dan lokasi yang berbeda. Aksi tersebut juga direkam dan videonya disebar ke grup LGBT.

Peristiwa ini terjadi pada April 2023 lalu, tetapi baru dilaporkan ke pihak kepolisian pada 7 September 2023. Keempat korban yaitu KEP, GYS, RS, dan VAB sebagian besar masih kelas 3 SD, satu siswa kelas 6 SD. Menurut pengakuan korban, tindakan tersebut terjadi di rumah dekat tempat tinggal mereka karena pelaku adalah tetangga mereka sendiri.

Pengacara yang ditunjuk oleh pihak sekolah untuk mendampingi korban, Dedi menjelaskan orang tua korban baru mengetahui bahwa anak-anak mereka menjadi korban tindakan asusila setelah mendapatkan informasi tentang video yang beredar.

ADVERTISEMENT

"Pelaku terdiri dari delapan orang, satu di antaranya sudah dewasa dan tujuh lainnya masih di bawah umur. Semua korban mengalami tindakan sodomi," kata Dedi, Jumat (3/11/2023).

Dedi menjelaskan, awalnya para pelaku mengajar anak-anak ini tentang tata cara hubungan seks. Peristiwa ini terjadi selama bulan puasa.

"Terakhir kali mereka disodomi dan beberapa pelaku lainnya merekam adegan tersebut. Infonya (video) dikirim ke dalam grup LGBT di Pekanbaru. Orang tua korban baru mengetahui anak-anak mereka menjadi korban sodomi setelah ada yang memberi tahu video tersebut sudah beredar," jelasnya.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Hery Murwono menjelaskan, peristiwa ini baru dilaporkan ke Polda Riau pada Kamis, 7 September 2023. Sebagai tindak lanjut atas laporan tersebut, Polda Riau telah memeriksa tujuh orang, termasuk orang tua korban, para korban, dan UPT Perlindungan Anak Provinsi Riau.

"Setelah gelar perkara, penyidik menetapkan empat tersangka, yaitu IW (26 tahun), RID (14 tahun), RZ (14 tahun), dan F (14 tahun). Tersangka IW langsung ditahan, sementara tiga tersangka yang masih di bawah umur belum ditahan," kata Hery.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pencuri 25 iPhone Rp 300 Juta di Pekanbaru Ditangkap Polisi

Pencuri 25 iPhone Rp 300 Juta di Pekanbaru Ditangkap Polisi

NUSANTARA
Lift Jatuh dari Lantai 7, 3 Pekerja Proyek di Pekanbaru Jadi Korban

Lift Jatuh dari Lantai 7, 3 Pekerja Proyek di Pekanbaru Jadi Korban

NUSANTARA
Kebakaran Hebat Gudang Solar di Pekanbaru, Damkar Kewalahan

Kebakaran Hebat Gudang Solar di Pekanbaru, Damkar Kewalahan

NUSANTARA
Heboh Kontes Waria di Pekanbaru, Polisi Periksa Penyelenggara Acara

Heboh Kontes Waria di Pekanbaru, Polisi Periksa Penyelenggara Acara

NUSANTARA
6.000 Penari Zapin Riau Cetak Rekor Muri di Jalan Gajah Mada

6.000 Penari Zapin Riau Cetak Rekor Muri di Jalan Gajah Mada

NUSANTARA
KPK Ciduk Abdul Wahid di Kafe Belakang Rumah Dinas, Ini Penampakannya

KPK Ciduk Abdul Wahid di Kafe Belakang Rumah Dinas, Ini Penampakannya

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon