Abadikan Momen Pemilu, Seniman Lukis Pasangan Capres-Cawapres Gunakan Pelepah Pisang
Rabu, 13 Desember 2023 | 11:55 WIB
Situbondo, Beritasatu.com - Taufiq Hasan (42 tahun), seorang seniman lukis asal Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur memiliki cara unik menyambut Pemilu 2024. Ia melukis tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) menggunakan pelepah pisang.
“Momentum pemilu ini terjadi lima tahunan dan selalu ada keunikan yang harus saya abadikan melalui lukisan. Ini bukan untuk dijual tapi sekedar koleksi dan kenang-kenangan,” ujar Taufiq Hasan, Rabu (13/12/2023).
Menurut Taufiq, dirinya akan memposting lukisan pelepah pisang tersebut di akun media sosial dan akan di-tag kepada pasangan calon presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
“Kami hanya ingin mengingatkan bahwa siapa pun nanti yang akan terpilih diharapkan memiliki perhatian kepada pekerja seni,” tutur pria yang juga seorang santri itu.
Lukisan pelepah pisang ketiga pasangan capres-cawapres itu asli menggunakan pelepah pisang. Butuh waktu 12 hari untuk menyelesaikan lukisan ketiga pasangan capres-cawapres. Sebab, melukis wajah berbahan baku pelepah pisang memang agak sulit karena harus mencari tekstur yang sesuai dengan wajah yang akan dilukis.
“Tingkat kerumitannya itu mencari tekstur untuk wajah. Apalagi yang akan dilukis seorang tokoh yang semua orang sudah mengenalnya,” tuturnya.
Menurut Taufiq, dirinya sudah pernah melukis semua presiden mulai Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo. Semua lukisannya itu sudah laku terjual dibeli warga Bali. Tidak hanya itu, ia juga pernah melukis ayam bertelur menggunakan pelepah pisang dan laku terjual ke Jerman.
“Selama tujuh tahun terakhir ini saya jualan lukisan pelepah pisang melalui online. Untuk lukisan ayam bertelur sudah laku dibeli orang Jerman,” katanyat.
Lebih lanjut Taufiq mengatakan dirinya beralih menjadi pelukis menggunakan bahan baku pelepah pisang karena banyak sekali kebun pisang di daerahnya. Biasanya warga hanya membakar pelepah pisang yang sudah mengering.
“Bahan bakunya banyak sekali dan tidak perlu membeli. Ketimbang hanya dibakar saya manfaatkan untuk melukis. Alhamdulillah bisa menambah penghasilan,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




