ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ketua Umum PBNU: Tidak Ada Alasan untuk Pemakzulan Presiden Jokowi

Senin, 15 Januari 2024 | 19:04 WIB
AS
MF
Penulis: Ahmad Shoim | Editor: DIN
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlotul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di kantor PWNU Jatim, Senin, 15 Januari 2024.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlotul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya di kantor PWNU Jatim, Senin, 15 Januari 2024. (Beritasatu.com/Ahmad Shoim)

Surabaya, Beritasatu.com - Ketua umum Pengurus Besar Nahdlotul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya angkat bicara terkait adanya rencana pemakzulan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, saat ini tidak ada alasan untuk melakukan pemakzulan Presiden.

Gus Yahya menilai bahwa gerakan kelompok petisi 100 untuk pemakzulan Presiden Joko Widodo hanya permainan isu oleh pihak-pihak tertentu saja.

"Sudahlah, sebetulnya ini cuma orang bikin isu yang sedapatnya saja," ujar Gus Yahya di kantor PWNU Jatim, Senin (15/1/2024).

ADVERTISEMENT

Menurut Gus Yahya, saat ini tidak ada hal yang memaksa  sehingga tidak ada alasan bagi siapa pun untuk melakukan pemakzulan Presiden Joko Widodo.

"Wong ndak ada alasan, tidak ada keadaan yang memungkinkan dan seterusnya," ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Yahya mengajak kepada seluruh pihak untuk turut bersama menjaga kedamaian demi masa depan bangsa Indonesia yang lebih baik.

"Mari kita berkonsenterasi pada masa depan bangsa dan negara," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, 22 tokoh mewakili Petisi 100 mendatangi kantor Menko Polhukam Mahfud MD untuk menyampaikan keinginannya agar Pemilu 2024 tanpa Presiden Jokowi. Kelompok ini meminta agar Presiden Jokowi dimakzulkan sesegera mungkin.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon