ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ke Puskemas, Warga Majene Ditandu Sejauh 10 Km dengan Waktu 5 Jam

Kamis, 18 Januari 2024 | 22:41 WIB
MA
BW
Penulis: Muhammad Asyharuddin Arbab | Editor: BW
Seorang warga di Desa Ulumanda, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang sedang sakit terpaksa ditandu ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis, Kamis 18 Januari 2024.
Seorang warga di Desa Ulumanda, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang sedang sakit terpaksa ditandu ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis, Kamis 18 Januari 2024. (Beritasatu.com/M Asyharuddin Arbab)

Majene, Beritasatu.com - Seorang warga di Desa Ulumanda, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang sedang sakit terpaksa ditandu ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis. Pasien harus ditandu karena jalan rusak, terjal, dan berbatu, sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

Pria bernama Kasman, warga Dusun Tammajannang, Desa Ulumanda, Kecamatan Malunda, yang hendak berobat, harus ditandu puluhan warga menuju ibu kota kecamatan setempat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Jarak yang jauh membuat warga harus beristirahat beberapa kali di pinggir jalan, membutuhkan waktu hingga 5 jam untuk membawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat.

ADVERTISEMENT

Warga yang sakit ini ditandu menggunakan sebatang bambu dan sarung dari Dusun Tammajannang menuju Kalo'bang, Desa Ulumanda sejauh kurang lebih 10 kilometer. Babinsa bersama warga berjuang mengevakuasi melewati hutan belantara dan tanjakan dengan akses jalan yang rusak parah.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk membangun akses jalan. Langkah tersebut penting untuk mencegah peristiwa serupa dan mempermudah akses pendidikan serta ekonomi warga di wilayah pedalaman Majene.

Anggota Babinsa Desa Ulumanda Kodim 1401 Majene, Serda Surianto, mengatakan bahwa warga yang sakit harus ditandu ke puskesmas karena akses jalan rusak parah, sehingga mobil ambulans tidak bisa mencapai wilayah tersebut.

"Kejadian ini terjadi saat saya melakukan pemantauan di Desa Ulumanda. Saya mendapat informasi bahwa ada warga yang butuh bantuan untuk dievakuasi ke puskesmas terdekat. Kami berusaha bagaimana warga yang dievakuasi ini dapat mencapai kampung yang terdekat dengan akses jalan mobil, meskipun menggunakan kendaraan jenis hardtop," kata Surianto, Kamis (18/1/2024).

Menurutnya, warga yang ditandu ke puskesmas sakit karena malaria, sehingga perlu segera mendapatkan penanganan dari dokter. Mereka harus menempuh jarak sekitar 10 km untuk tiba di puskesmas.

"Alhamdulillah, walaupun membutuhkan tenaga ekstra karena jaraknya sekitar 10 kilometer dari Dusun Tammajanna ke Dusun Kalopang, kami berhasil tiba di Dusun Kalopang. Saya menyampaikan kepada keluarga agar warga ini segera dibawa ke puskesmas terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut di Puskesmas Ulumanda," ujarnya.

Surianto menjelaskan bahwa akses dari Dusun Tammajanna menuju Dusun Talopang sudah beberapa bulan terakhir tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dan bahkan sudah tertutup. Bahkan, kendaraan roda dua juga kesulitan melintasi jalan tersebut.

"Kendaraan roda dua pun sulit bagi masyarakat setempat. Kemarin, saya berhasil melewati tempat ini menggunakan kendaraan jenis trail, sehingga bisa melewati jalan tersebut," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Ribuan Warga Serbu Pantai Majene Sambut 55 Perahu Sandeq

Ribuan Warga Serbu Pantai Majene Sambut 55 Perahu Sandeq

LIFESTYLE
Wanti-wanti Pengusaha Beras, Mentan: Kalau Jual Premium ya Premium!

Wanti-wanti Pengusaha Beras, Mentan: Kalau Jual Premium ya Premium!

EKONOMI
Mentan Amran Ingin Jadikan Majene Kabupaten Penghasil Bawang di Sulbar

Mentan Amran Ingin Jadikan Majene Kabupaten Penghasil Bawang di Sulbar

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon