ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Usut Penembakan Anggota Ormas di Karanganyar, Polda Jateng Kirim Proyektil Peluru Tajam ke Labfor

Senin, 29 Januari 2024 | 07:51 WIB
AZ
WP
Penulis: Abdul Alim Muhamad Zamzami | Editor: WBP
Gelar perkara Polda Jateng dan Polres Karanganyar kasus penembakan anggota laskar.
Gelar perkara Polda Jateng dan Polres Karanganyar kasus penembakan anggota laskar. (Istimewa/Istimewa)

Karanganyar, Beritasatu.com -  Polda Jawa Tengah (Jateng) mengirim proyektil peluru yang menewaskan anggota Brigade Umar Bin Khattab (UBK), Yuda Bagus Setiawan (36), ke laboratorium forensik (labfor) untuk dilakukan pemeriksaan.

"Saat ini masih diperiksa labfor. Untuk hasilnya belum bisa disampaikan karena masih dalam ranah penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto seusai gelar perkara dengan Polres Karanganyar di Mapolres Karanganyar, Minggu (28/1/2024).

Proyektil itu diambil dari jasad Yuda Bagus Setiawan, anggota Brigade UBK yang ditembak orang tak dikenal saat terlibat bentrok dengan preman di Desa Tohudan Colomadu, Karanganyar, Jumat (26/1/2024) malam. Proyektil itu menembus dada bagian atas tubuh korban, warga Banyudono Boyolali ini terkapar meninggal dunia di lokasi penembakan.

Pemeriksaan tim labfor untuk mengetahui jenis proyektil dan senjata api yang dipakai pelaku. Dari data tersebut akan diketahui kepemilikan senjata api itu.

ADVERTISEMENT

Dia meminta masyarakat memercayakan pengungkapan kasus ini pada Polri. Diharapkan, tim gabungan segera mengungkap kasus tersebut. "Bila ada warga yang mempunyai informasi, mohon laporkan ke Polres Karanganyar maupun Polda Jateng," tuturnya.

Polda Jateng saat ini mem-back up penanganan tim khusus yang dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jateng Kombes Pol Johanson Ronald Simamora.  

Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra Kumontoy menjelaskan, pihaknya berkomitmen mengungkap tuntas kasus penembakan yang menewaskan Yuda. Penyidik tengah mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan saksi. “Kami (Polres Karanganyar) sudah berkoordinasi dengan Polda Jateng untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, karena kejadian tersebut menjadi atensi khusus," kata Kapolres.

Yuda meninggal dunia peluru menembus dadanya saat membubarkan judi sabung ayam di Colomadu. Ia bersama puluhan anggota laskar Brigade UBK bentrok dengan preman. Selain menembus dadanya, peluru juga mengenai seorang anggota laskar lainnya. Hanya saja, korban masih bisa diselamatkan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon