Polisi Tangkap Nakhoda Kapal yang Tabrakan dengan Speedboat di Banyuasin
Minggu, 4 Februari 2024 | 17:57 WIB
Banyuasin, Beritasatu.com -- Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Banyuasin menangkap seorang pria bernama Hardi (24). Hardi merupakan nakhoda kapal muatan kelapa yang terlibat tabrakan dengan speedboat pengantar jenazah, Sabtu (3/2/2024). Nakhoda kapal tersebut saat ini sedang diperiksa polisi.
Informasi tersebut disampaikan Kasat Polairud Banyuasin, Iptu Dinas Javier Suwarta Putra, Minggu (4/2/2024) sore.
"Terjadi kecelakaan yang mengakibatkan tiga korban meninggal dunia, tiga orang hilang, dan lima orang mengalami luka-luka. Nakhoda kapal saat ini sedang dalam proses pemeriksaan oleh petugas," ungkapnya.
Peristiwa tersebut berawal dari rombongan yang pulang dari rumah sakit, membawa jenazah dari dermaga PU menuju rumah di Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Namun, speedboat tersebut terlibat tabrakan dengan kapal bermuatan kelapa.
"Speedboat mengangkut 11 penumpang, tiga di antaranya meninggal dunia, dan tiga lainnya masih dalam pencarian. Alhamdulillah, lima penumpang lainnya selamat dan sedang dirawat di RS Charitas Palembang," katanya.
Penyebab kecelakaan tersebut diduga karena kurangnya penerangan pada speedboat dan situasi malam hari.
BACA JUGA
Ini Penyebab Tabrakan Speedboat Pengantar Jenazah vs Kapal di Banyuasin yang Tewaskan 3 Orang
"Kondisi malam dan kurangnya lampu penerangan pada speedboat menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan," jelasnya.
Saat ini, tim gabungan dari Direktorat Polisi Air (Ditpolair) Polda Sumsel dan Badan SAR Nasional (Basarnas) Kota Palembang masih mencari tiga korban dan jenazah yang dibawa speedboat itu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




