ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Olah TKP Kecelakaan Bus di Bantul yang Tewaskan 3 Orang, Polisi Sebut Akibat Rem Blong

Jumat, 9 Februari 2024 | 17:16 WIB
CN
BW
Penulis: Chandra Adi Nurwidya | Editor: BW
Polisi dari Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bantul bersama Unit Gakkum Polda DIY melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan bus yang menewaskan tiga orang, Jumat 9 Februari 2024.
Polisi dari Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bantul bersama Unit Gakkum Polda DIY melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan bus yang menewaskan tiga orang, Jumat 9 Februari 2024. (Beritasatu.com/Chandra Adi Nurwidya)

Bantul, Beritasatu.com – Polisi menyebut kecelakaan bus pariwisata di Jalan Dlingo-Imogiri, Bantul, DI Yogyakarta, akibat rem blong. Polisi dari Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Bantul bersama Unit Gakkum Polda DIY telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Jumat (9/2/2024) siang.

Dalam olah TKP yang dipimpin langsung Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda DIY, AKBP Sugiyanta, kepolisian menggunakan traffic accident analysis (TAA) untuk mengungkap penyebab kecelakaan tunggal yang merenggut tiga korban jiwa tersebut.

Berdasarkan analisis sementara, AKBP Sugiyanta mengatakan, bus pariwisata mengalami rem blong saat melewati jalanan menurun. Dari keterangan sopir dan olah TKP sementara, sebenarnya kendaraan tersebut dalam keadaan prima.

ADVERTISEMENT

"Dari atas (Mangunan) rem berfungsi normal. Namun, sekitar satu kilometer sebelum kejadian kendaraan sempat mengalami kendala. Bus tiba-tiba blank semua, rem tangan atau pun rem kaki tak berfungsi dengan baik. Sopir dan kernet sudah tidak bisa berbuat banyak karena kendaraan meluncur tak terkendali. Sekitar 500 meter sebelum kejadian sopir membanting stir ke kiri karena di kanan jalan ada tebing," kata Sugiyanta.

Seusai membanting stir ke kiri, bus kemudian terpelanting dan terguling ke kiri. Saat itu sopir bersama kernet sudah bisa keluar dan meminta agar para penumpang segera keluar dari bus. Namun ketika berusaha meminta penumpang keluar, tiba-tiba bus merosot sekitar 55-60 meter. Bus baru berhenti di lokasi terakhir tersebut.

Untuk penanganan kasus kecelakaan tunggal bus rombongan wisatawan asal Sukoharjo ini, ditangani langsung oleh Ditlantas Polda DIY dan Polres Bantul.

Aparat kepolisian sengaja menurunkan alat TAA untuk memberikan gambaran secara langsung kecelakaan tersebut. Alat TAA ini memiliki kemampuan untuk menggambar situasi dengan animasi ketika sudah melihat lokasi kejadian.

"Kami membawa alat TAA untuk memastikan apakah ini (laka bus Saestu Trans itu) kelalaian sopir atau ada trouble pada kendaraan," jelasnya.

Dalam olah TKP tersebut aparat kepolisian juga menghadirkan sopir dan kernet bus nahas itu.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Bus di Labuhanbatu Terjun ke Sungai, 20 Penumpang Selamat

Bus di Labuhanbatu Terjun ke Sungai, 20 Penumpang Selamat

NUSANTARA
Korban Tabrakan Maut Bus ALS Bertambah Jadi 17 Orang

Korban Tabrakan Maut Bus ALS Bertambah Jadi 17 Orang

SUMATERA SELATAN
Bakhrul Ulum Jadi Korban Maut Bus ALS setelah Gagal ke Luar Negeri

Bakhrul Ulum Jadi Korban Maut Bus ALS setelah Gagal ke Luar Negeri

JAWA TENGAH
Tabrakan Maut di Muratara, Izin Trayek Bus ALS Dicabut?

Tabrakan Maut di Muratara, Izin Trayek Bus ALS Dicabut?

SUMATERA SELATAN
DNA Korban Tabrakan Maut Bus ALS di Muratara Dikirim ke Mabes Polri

DNA Korban Tabrakan Maut Bus ALS di Muratara Dikirim ke Mabes Polri

SUMATERA SELATAN
Kecelakaan Bus ALS Jadi Sorotan, Keselamatan Jalan Dinilai Darurat

Kecelakaan Bus ALS Jadi Sorotan, Keselamatan Jalan Dinilai Darurat

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon