Otorita IKN Targetkan 80% Penggunaan Transportasi Publik dan Mobilitas Aktif
Minggu, 18 Februari 2024 | 08:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menargetkan penggunaan transportasi publik hingga mencapai 80 persen. Dengan begitu mobilitas aktif dapat berlangsung di IKN, Kalimantan Timur (Kaltim).
"Kami memiliki target yaitu 80 persen perjalanan menggunakan transportasi publik dan mobilitas aktif. Ini bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga mengenai menciptakan kesetaraan dalam mobilitas bagi semua masyarakat," ujar Deputi Bidang Sarana dan Prasarana OIKN Silvia Halim di Jakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (17/2/2024).
Otorita IKN terus memperkuat tekadnya dalam mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan "Kota Dunia untuk Semua" yang layak huni, dan inklusif.
BACA JUGA
Presiden Jokowi Akan Lakukan Peletakan Batu Pertama Fasilitas Perbankan dan Pendidikan di IKN
Kepala Otorita IKN Bambang Susantono telah menyampaikan langkah-langkah strategis dalam transformasi sistem transportasi di IKN.
Bambang Susantono juga memperkenalkan jajaran Tim Asistensi Ahli Otorita IKN Bidang Transportasi sebagai upaya dalam menyukseskan pencapaian target yang telah ditanamkan dalam rencana induk dari perspektif transportasi, guna menciptakan kebijakan pembangunan dan pengelolaan transportasi yang ideal dengan tetap memerhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Salah satu fokus utama dalam transformasi ini adalah peningkatan penggunaan transportasi publik dan mobilitas aktif.
Tim Asistensi Ahli, yang dipimpin William Sabandar dan Sekretaris Tim Resdiansyah, terdiri atas para ahli dari berbagai latar belakang keahlian dengan beragam perspektif sebagai perwujudan keikutsertaan para pelaku kepentingan dalam perencanaan dan pembangunan di IKN.
Adapun, anggota Tim Asistensi Ahli diisi Tory Damantoro, IB Ilham Malik, Hafida Fahmiasari, Batari Saraswati, Prof Erika Bukhari, Tjokorda Nirarta Samdhi, dan Ki Darmaningtyas. Pembentukan Tim Asistensi Ahli ini diharapkan mampu menghadirkan transformasi bermobilisasi di IKN dan kota mitra lainnya.
William Sabandar mengatakan, pihaknya memiliki Key Performance Indicators (KPI) yang menjadi fokus dalam mencapai target ini, termasuk aksesibilitas ke fasilitas kunci, koneksi transit yang efisien, dan pencapaian emisi bersih pada 2045.
"Ketiga kerangka kebijakan, terintegrasi, cerdas, dan hijau, menjadi landasan utama bagi perubahan mendalam ini," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




