ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Kembali Beraktivitas Setelah Pulang dari Panggilan KPK

Minggu, 18 Februari 2024 | 10:37 WIB
NS
R
Penulis: Novem Suhendra | Editor: RZL
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali beraktivitas kembali setelah pulang dari memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan meninjau penanganan banjir di SMPN 2 Tanggulangin, Sabtu (17/2/2024) malam.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali beraktivitas kembali setelah pulang dari memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan meninjau penanganan banjir di SMPN 2 Tanggulangin, Sabtu (17/2/2024) malam. (Beritasatu.com/Novem Suhendra)

Sidoarjo, Beritasatu.com - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali beraktivitas kembali setelah pulang dari memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu meninjau SMPN 2 Tanggulangin, yang akan direlokasi setelah terdampak banjir.

"Walaupun telah melakukan upaya seperti peninggian kelas, halaman, dan betonisasi jalan, banjir setiap tahun di SMPN 2 Tanggulangin tidak kunjung dapat diatasi. Oleh karena itu, kami akan segera merelokasi sekolah ini dalam waktu dekat," ujar Gus Muhdlor saat melakukan sidak banjir di Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Sabtu Malam (18/2/2024).

Gus Muhdlor menambahkan keputusan mengenai relokasi akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, camat Tanggulangin, pihak sekolah, dan komite sekolah. Lokasi baru dipilih dengan mempertimbangkan ketidakmungkinan banjir.

ADVERTISEMENT

"Kami akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memilih lokasi yang tidak sering terkena banjir seperti saat ini," ungkapnya.

Bupati juga menekankan pentingnya diskusi yang matang dan kesepakatan bersama dalam menentukan lokasi relokasi.

Dalam tanggapannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo, Tirto Adi, menyatakan kesiapannya menjalankan kebijakan relokasi sebagai solusi jangka panjang.

"Kami siap menjalankan relokasi SMPN 2 Tanggulangin ini," katanya.

Ia menambahkan studi kelayakan atau feasibility study akan dilakukan untuk menentukan lokasi, sumber daya manusia (SDM), dan aspek lainnya. Tirto menegaskan relokasi SMPN 2 Tanggulangin tetap harus mempertimbangkan pemerataan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo, mencakup tiga hingga lima desa yang masih berlaku.

Dalam jangka pendek agar proses belajar mengajar tidak terganggu, pihaknya akan melakukan peninggian ruang kelas dan memberikan bantuan sepatu karet kepada siswa.

"Saat ini kami juga memberikan bantuan sepatu karet sebanyak 1.000 pasang. Jadi, walaupun banjir, proses pembelajaran tetap berjalan," pungkas Tirto.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Konflik Internal hingga OTT, Ini Daftar Kepala Daerah yang Jadi Sorotan

Konflik Internal hingga OTT, Ini Daftar Kepala Daerah yang Jadi Sorotan

NASIONAL
Bupati Sidoarjo Dilaporkan Suami Wabup atas Dugaan Penipuan Rp 28 M

Bupati Sidoarjo Dilaporkan Suami Wabup atas Dugaan Penipuan Rp 28 M

JAWA TIMUR
PAD Sidoarjo Lampaui Target, Bupati Evaluasi Retribusi Parkir

PAD Sidoarjo Lampaui Target, Bupati Evaluasi Retribusi Parkir

JAWA TIMUR
Proyek Pompa Kedungpeluk Sidoarjo Molor, Kontraktor Terancam Wanprestasi

Proyek Pompa Kedungpeluk Sidoarjo Molor, Kontraktor Terancam Wanprestasi

JAWA TIMUR
Kursi Roda Bantuan Bupati Sidoarjo Bantu Perjuangan Naysha

Kursi Roda Bantuan Bupati Sidoarjo Bantu Perjuangan Naysha

JAWA TIMUR
Konflik Bupati vs Wabup Sidoarjo Memanas, Mimik Tepis Tudingan Subandi

Konflik Bupati vs Wabup Sidoarjo Memanas, Mimik Tepis Tudingan Subandi

JAWA TIMUR

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon