ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pengakuan Baru Gus Samsudin Soal Konten Tukar Pasangan

Selasa, 5 Maret 2024 | 20:53 WIB
AS
DM
Penulis: Ahmad Shoim | Editor: DM
Tersangka kasus konten tukar pasangan,Samsudian atau Gus Samsudin digirng ke tahanan Mapolda Jatim, Selasa, 5 Maret 2024.
Tersangka kasus konten tukar pasangan,Samsudian atau Gus Samsudin digirng ke tahanan Mapolda Jatim, Selasa, 5 Maret 2024. (Beritasatu.com/Ahmad Shoim)

Surabaya, Beritasatu.com - Tersangka pembuat konten tukar pasangan, Samsudin atau Gus Samsudin membuat pengakuan baru terkait tujuan pembuatan konten yang kontroversial tersebut. Hal itu disampaikan setelah menjalani serangkaian pemeriksaan di Subdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim.

Kepada penyidik, Gus Samsudin sebelumnya mengaku hanya sekadar mengejar subcriber di channel YouTube-nya. Namun, kini dia mengakui kalau kontennya itu juga sengaja dibuat dengan tujuan agar praktik pengobatannya semakin diminati banyak orang.

"Selain bertujuan untuk menaikkan subcriber-nya, saudara Samsudin ini membuat konten tersebut berharap supaya tempat pengobatan dia di Blitar itu tambah laris, tambah laku, diminati orang," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol, Dirmanto, Selasa (5/3) 2024).

ADVERTISEMENT

Diketahui, Gus Samsudin memang sudah lama membuka praktik pengobatan di Blitar. Selain itu, dia juga aktif membuat konten YouTube. Bahkan dari konten di channel YouTube-nya, dia bisa mendapat penghasilan sekitar Rp 100 juta per bulan.

"Keuntungan yang didapat saudara Samsudin itu konten keseluruhan dan yang tertinggi video yang terbaru (tukar pasangan) karena video tersebut menjadi polemik sehingga banyak masyarakat yang menonton," tutur Dirmanto.

Atas pembuatan konten kontroversial tukar pasangan, kini Gus Samsudin bersama dua krunya harus mendekam di tahanan Mapolda Jatim. Ketiganya di jerat Pasal 28 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Diketahui sebelumnya, beredar sebuah video menampilkan sejumlah orang yang mengaku sebagai pemuka agama sedang memberikan penjelasan ke jemaahnya.

Di video itu, beberapa pria yang mengenakan pakaian hijau dan berpenutup kepala mengatakan, dia membebaskan anggota kelompoknya bertukar pasangan dan melakukan hubungan dengan orang lain meski bukan pasangan suami-istri. Syaratnya, jika satu sama lain terdapat rasa saling suka.

Konten tersebut diunggah di channel YouTube milik Samsudin, Raka Official, pada Sabtu (24/2/2024).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon