ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Arus Mudik Lebaran 2024, Tol Bali Mandara Diprediksi Tak Sepadat Ketika Libur Nataru

Minggu, 17 Maret 2024 | 08:17 WIB
AC
R
Penulis: Ayos Carlos | Editor: RZL
Situasi kemacetan di Jalan Tol Bali Mandara menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai di Kabupaten Badung, Jumat 29 Desember 2023.
Situasi kemacetan di Jalan Tol Bali Mandara menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai di Kabupaten Badung, Jumat 29 Desember 2023. (ANTARA/Naufal Fikri)

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Utama PT Jasa Marga Bali Tol, I Ketut Adiputra Karang menyatakan sama seperti tol-tol lainnya di Pulau Jawa, Tol Bali Mandara juga diperkirakan akan mengalami peningkatan volume kendaraan saat momen arus mudik Lebaran 2024.

Walau begitu, ia menilai kepadatan Tol Bali Mandara saat arus mudik 2024 tak sepadat ketika libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu.

Menurut Adiputra, untuk momen Lebaran 2024, jumlah kendaraan yang melintas di tol yang menghubungkan wilayah Ngurah Rai, Benoa, dan Nusa Dua ini diperkirakan akan naik sekitar 10-15% dari lalu lintas harian normal (LHR). Saat ini, LHR kendaraan yang melintas di Tol Bali Mandara mencapai sekitar 40.000 kendaraan.

ADVERTISEMENT

"Selama momen Lebaran, biasanya terjadi peningkatan kendaraan yang melintas sebesar 10-15%," ungkap Adi kepada Beritasatu.com, Sabtu (16/3/2024).

Menurutnya, berdasarkan data tahun-tahun sebelumnya pada momen Lebaran, kenaikan lalu lintas harian dinilai tidak setinggi kenaikan libur Nataru ketika arus kendaraan yang melintas di Tol Bali Mandara sangat padat.

"Kalau Lebaran mungkin karena pulang kampung fokusnya di seputaran Pulau Jawa. Itu mungkin yang membuat kenaikan kendaraan tidak seramai Nataru," kata Adi lebih lanjut.

Meskipun peningkatan arus kendaraan saat momen Lebaran tidak sebesar saat libur Nataru, Adi menegaskan pihaknya sebagai pengelola jalan tol tetap bertanggung jawab untuk mempersiapkan segala hal.

Menurut Adi, persiapan Tol Bali Mandara dalam menyambut Lebaran mengikuti prosedur operasional standar yang sama seperti saat menyambut hari-hari besar atau libur panjang.

"Prosedur operasional saat Lebaran dan libur akhir tahun hampir sama," jelasnya.

Biasanya, lanjut Adi, para pemangku kepentingan akan mengadakan rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan masing-masing, termasuk bandara, pelabuhan, jalan tol, kepolisian, dan Dinas Perhubungan.

"Di tol, akan ada petugas operasional tambahan di setiap gerbang tol dan juga petugas back office yang siaga setiap harinya," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Operasional Tol Bali Mandara Ditutup 32 Jam Saat Nyepi

Operasional Tol Bali Mandara Ditutup 32 Jam Saat Nyepi

BALI
Tol Bali Mandara Tutup 32 Jam Saat Nyepi, Ini Jadwalnya

Tol Bali Mandara Tutup 32 Jam Saat Nyepi, Ini Jadwalnya

BALI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon