Loncat ke Sungai, Wanita Diduga Depresi di Kutai Timur Langsung Disambar Buaya
Jumat, 22 Maret 2024 | 19:03 WIB
Kutai Timur, Beritasatu.com - Diduga depresi, seorang wanita berusia 29 tahun di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, Jumat (22/3/2024) pagi, nekat meloncat ke sungai dari atas jembatan setinggi 5 meter. Mirisnya, saat korban tercebur ke sungai, justru langsung disambar buaya hingga korban akhirnya meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi di Jembatan Kampung Kajang, Kecamatan Sangatta, Kabupatan Kutai Timur, pada Kamis (21/3/2024) malam, sekitar pukul 19.15 Wita. Saat itu, ada sejumlah warga yang tengah memancing di tepi sungai yang sempat melihat korban yang dalam kondisi menangis dan tiba-tiba meloncat ke sungai dari atas jembatan setinggi 5 meter.
Mirisnya, seusai korban meloncat dan tercebur ke sungai, korban yang diketahui bernama Meilasari ini, justru langsung disambar buaya.
Baca Juga: Warga Sedang Duduk di Dermaga Diterkam Buaya 4 Meter di Muna Barat
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Balikpapan melalui Unit Siaga SAR Kutai Timur, BPBD, dan TNI-Polri, langsung melakukan upaya pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Pada pukul 09.35 Wita, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban dalam kondisi telah meninggal dunia. Korban ditemukan tak jauh dari lokasi Jembatan Kampung Kajang.
Koordinator Unit Siaga SAR Kutai Timur, Bongga mengatakan saat korban ditemukan berada di bawah jembatan dalam kondisi telah meninggal dunia sehingga langsung dilakukan proses evakuasi oleh tim SAR gabungan.
“Kondisi membahayakan manusia yang diduga melompat dari Jembatan Kampung Kajang, hari ini telah ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 09.35 Wita, di sekitar sungai Kampung Kajang, di bawah jembatan, dan korban dalam keadaan meninggal dunia,” kata Bongga seusai melakukan evakuasi korban di lokasi kejadian di Kabupaten Kutai Timur, Jumat (22/3/2024) Siang.
Jenazah korban langsung dilarikan ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan. “Korban atas nama Emilia Sari umur 29 tahun, alamat Kampung Kajang, selanjutnya dievakuasi dengan menggunakan ambulans dari pinggir sungai ke rumah korban,” imbuhnya.
Sementara itu, dengan ditemukannya korban maka operasi SAR pun resmi dinyatakan ditutup. Saat ini motif dari aksi bunuh diri yang dilakukan oleh korban masih dalam tahap penyelidikan Polsek Sangatta Utara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




