ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BPBD Kukar Cari Korban Kecelakaan Kapal di Sungai Mahakam

Minggu, 24 Maret 2024 | 10:07 WIB
MF
MF
Penulis: Muhammad Fakhruddin | Editor: DIN
Sebuah kapal kayu dengan lima orang penumpang termasuk ABK, ditabrak oleh kapal tongkang batu bara hingga tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu, 23 Maret 2024.
Sebuah kapal kayu dengan lima orang penumpang termasuk ABK, ditabrak oleh kapal tongkang batu bara hingga tenggelam di perairan Sungai Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu, 23 Maret 2024. (Beritasatu.com/Fuad Iqbal Abdullah)

Samarinda, Beritasatu.com - Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara bersama tim gabungan melakukan pencarian korban hilang akibat kecelakaan kapal di Sungai Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur.

"Kecelakaan maritim yang terjadi sekitar pukul 04.10 Wita, Sabtu, 23 Maret 2024 itu melibatkan kapal tunda TB Entebe Emerald 51 yang bertabrakan dengan kapal barang Berkat Indah 2020 yang sedang mengangkut bahan bangunan," kata Koordinator Lapangan BPBD Kukar Eko Surya Winata di Kukar, seperti dikutip dari Antara, Minggu (24/3/2024).

Ia menyampaikan kejadian bermula ketika TB Entebe Emerald 51 selesai melakukan manuver belok di perairan yang gelap. Kapal barang Berkat Indah 2020 yang hendak melintas tidak melakukan komunikasi radio terlebih dahulu, sehingga kedua kapal tak sempat menghindar dan akhirnya terjadi benturan.

Baca Juga: Kapal Tongkang Batu Bara Tabrak Kapal Kayu di Sungai Mahakam, 2 Penumpang Hilang Tenggelam

Awak kapal TB Entebe Emerald 51 yang berjumlah delapan orang dipimpin oleh Kapten Yohan Sulaiman. Selain kapten, tercatat nama Esra Toding sebagai kepala kamar mesin dan anggota awak lain yang bertugas di bagian penting kapal.

"Pada saat kecelakaan, Natalius Patiku diketahui sebagai juru mudi yang sedang bertugas," cerita Eko.

Dari pihak kapal Barang Berkat Indah 2020, yang mengangkut berbagai barang, seperti semen dan besi, terdapat lima penumpang, termasuk seorang anak kecil bernama Abijal, berumur tiga tahun.

Kecelakaan itu berimbas pada penumpang kapal KM Berkat Indah 2020. Penumpang KM Berkat Indah 2020, antara lain Ari dan istrinya Nursidah, Abijal (3), Azis ABK KM Berkat Indah, dan Ferdiansyah yang juga ABK Berkat Indah.

ADVERTISEMENT

Baca Juga: Bocah 13 Tahun Hilang Terseret Arus Saat Bikin Konten Mandi di Sungai Mahakam

Upaya pencarian masih berlanjut untuk menemukan salah satu ABK Berkat Indah, Azis dan penumpang berusia tiga tahun Abijal yang dilaporkan hilang seusai kecelakaan tersebut.

Tim SAR gabungan yang terdiri atas BPBD Kukar, kepolisian, TNI, dan relawan dari masyarakat setempat bekerja keras melakukan penyisiran di area sekitar lokasi kejadian.

"Korban selamat yang mengalami luka-luka telah dievakuasi ke Puskesmas Muara Wis untuk mendapatkan perawatan medis," ucapnya.

Ia mengimbau semua pihak yang terlibat dalam navigasi di Sungai Mahakam untuk selalu memperhatikan keamanan dan komunikasi selama di perairan guna menghindari kecelakaan serupa di masa yang akan datang.

BPBD Kukar terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat setempat untuk memberikan informasi terkini dan menanggapi secara cepat atas kebutuhan yang muncul selama proses evakuasi dan pencarian.

"Insiden ini membawa pelajaran tentang pentingnya keselamatan maritim dan kerja sama dalam situasi darurat," ujar Eko.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Motoris Hilang Seusai Klotok Valentine 01 Disenggol TB Biak di Mahakam

Motoris Hilang Seusai Klotok Valentine 01 Disenggol TB Biak di Mahakam

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon