Pemkot Semarang Cabut Berita Pencalonan Mbak Ita dari Situs
Rabu, 22 Mei 2024 | 13:44 WIB
Semarang, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan klarifikasi terkait berita yang ramai diperbincangkan di media sosial mengenai pencalonan Hevearita G Rahayu atau yang akrab dipanggil Mbak Ita, sebagai wali kota Semarang periode 2024-2029. Berita pencalonan Mbak Ita itu sudah dicabut dari situs Pemkot Semarang.
Berita yang pertama kali dipublikasikan di situs web Pemkot Semarang menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat.
Unggahan di berbagai platform media sosial, termasuk dari akun @pilwalkot***, menyebutkan ada dukungan luas dari berbagai kelompok masyarakat terhadap pencalonan Mbak Ita.
BACA JUGA
Kembali Maju di Pilwalkot Semarang 2024, Mbak Ita Siapkan Program Dukung Indonesia Emas 2045
Beberapa berita seperti "Mbak Ita Maju Pilwalkot, Relawan Mulai Muncul", "Mbak Ita Dapat Dukungan Lagi Maju Pilwalkot dari Organda Kota Semarang", dan "Banyak Dukungan untuk Mbak Ita Maju Pilwakot Semarang" telah menjadi topik perdebatan publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang, Soenarto, telah mengevaluasi pemberitaan tersebut.
"Evaluasi dilakukan pada Jumat pekan lalu. Berdasarkan hasil evaluasi, kami memutuskan untuk menghapus berita tersebut dari situs web resmi Pemkot," kata Soenarto di Balai Kota Semarang, Selasa (21/5/2024).
Langkah tersebut diambil untuk memastikan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik tetap jelas dan tidak membingungkan warga.
"Meskipun informasi tersebut bersifat publik, hasil evaluasi kami menunjukkan bahwa pemberitaan tidak boleh bersifat abu-abu. Kami harus memastikan apakah informasi tersebut benar-benar bersifat publik atau mengandung muatan politis," katanya.
Soenarto menjelaskan, pengelolaan website semarangkota.go.id tidak sepenuhnya di bawah kendali Dinas Kominfo. "Pengelolaan website tersebut melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki kewenangan untuk mengunggah konten. Saat ini, kami sedang melakukan investigasi untuk mengetahui bagaimana berita tersebut bisa lolos dan dipublikasikan di website resmi Pemkot," tambah Sunarto.
Dinas Kominfo terus melakukan investigasi. "Website kami sedang mengalami retas dan sampai malam ini kami masih melakukan investigasi," ujar Soenarto.
Dikatakan, saat ini website semarangkota.go.id tidak bisa diakses dan masih dalam proses investigasi. Ke depan, setiap konten yang akan dipublikasikan melalui kanal resmi Pemkot Semarang akan melalui proses verifikasi yang lebih ketat untuk menghindari kesalahpahaman dan menjaga integritas informasi publik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




