ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Sangkal Terlibat Pembunuhan Vina dan Eky, Anak Mantan Bupati Cirebon: Saya Masih SD di 2016

Minggu, 26 Mei 2024 | 19:31 WIB
D
AD
Penulis: Dayat | Editor: AD
Ramadani Purwadi Sastra, anak mantan bupati dan wakil bupati Cirebon saat ditemui di kediamannya di Jakarta, Minggu 26 Mei 2024.
Ramadani Purwadi Sastra, anak mantan bupati dan wakil bupati Cirebon saat ditemui di kediamannya di Jakarta, Minggu 26 Mei 2024. (Beritasatu.com/Dayat)

Jakarta, Beritasatu.com - Anak mantan bupati dan wakil bupati Cirebon, Ramadhani Purwadi Sastra menyangkal tudingan warganet bahwa dirinya salah satu terduga pelaku pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhammad Risky Rudiana atau Eky di Cirebon pada 2016 silam.

Ramadhani menegaskan bahwa saat kejadian pembunuhan tersebut, dirinya masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD).

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Ramadhani saat ditemui di kediamannya di kawasan Cakung, Jakarta Timur pada Minggu (26/5/2024) siang.

ADVERTISEMENT

"Saya itu kelahiran 2004 bulan Oktober tanggal 15 dan kejadian itu di 2016. Pada saat itu saya masih berumur 11 tahun dan masih duduk di bangku kelas 5 SD. Jadi, kalau saya dibilang terlibat kasus ini sangat tidak mungkin, karena pada saat itu saya masih duduk di bangku kelas 5 SD. Ini saya sampaikan karena ada beberapa akun media sosial, baik di TikTok maupun Instagram itu menggiring opini bahwa Ramadhani ini anak pejabat besar gitu loh, anak pejabat dan petinggi di Cirebon," ucap Ramadhani.

Sementara, Fatimah Az Zahra, menantu mantan bupati dan wakil bupati Cirebon juga angkat bicara. Dirinya menepis tuduhan netizen dan menyebutnya sudah terlalu jauh, sehingga ia perlu angkat suara dalam kasus ini.

Menurutnya, teror netizen setiap hari membuat ia dan keluarga besar mantan bupati Cirebon resah, bahkan ketika berada di ruang publik, seperti pusat perbelanjaan, banyak yang menuduh keluarganya sebagai pembunuh Vina

"Saya mewakili keluarga terus memberikan klarifikasi karena sudah terlalu jauh beritanya dan terlalu simpang siur. Ini menyebabkan banyak gangguan dalam kehidupan sehari hari, mulai dari sosial media, terus kadang kalau lagi di jalan atau lagi di mall dan keluar rumah, kadang ditanya, ini anak mantan bupati Cirebon ya," kata Fatimah.

Sementara itu, kakak sulung Ramadhani, Satria Robi Saputra menegaskan, bahwa adiknya terus dikait-kaitkan oleh warganet atas kasus pembunuhan Vina dan Eky. Ia menilai hal itu ditengarai lantaran nama adiknya memiliki kesamaan dengan salah satu pembunuh Vina dan Eky.

"Yang pertama yang harus saya klarifikasi di sini dari nama, karena ini awal mulanya dari warganet yang disangkutpautkan. Jadi yang satu bernama Pegi yang satu Dhani dan yang satu lagi saya lupa siapa. Jelas itukan dicocokkan dari nama. Sedangkan nama saya Satria Robi Saputra, jadi tidak ada kaitannya dengan DPO yang di rilis oleh Polda Jabar, Pegi, Dhani, dan yang satu laginya itu."

"Lalu kedua, pada 2016 itu posisi saya masih kuliah di Jakarta, karena saya lahir pada 1997 dan waktu itu mungkin saya berumur 19 tahun," tambah Robi.

Sebelumnya, istri mantan bupati Cirebon, buka suara perihal tudingan anaknya yang terlibat dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky pada 2016 silam. Istri mantan bupati tersebut langsung memamerkan foto anak-anaknya yang tidak mirip dengan para pelaku pembunuhan Vina.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon